Liga Italia

Memilih AC Milan, Mario Mandzukic Bertekad Jadi Monster Kedua setelah Ibrahimovic

Striker anyar AC Milan, Mario Mandzukic, bertekad untuk menjadi monster berikutnya di I Rossoneri setelah Zlatan Ibrahimovic.

Tayang:
Twitter AC Milan
Mario Mandzukic memulai latihan perdananya bersama AC Milan 

TRIBUN-MEDAN.com - Mulai bergabungnya Mario Mandzukic di AC Milan, pemain berusia 34 tahun itu langsung bertekad menjadi monster berikutnya setelah Zlatan Ibrahimovic.

Dalam wawancaranya dengan Milan TV, striker asal Kroasia itu mengaku memiliki ambisi besar di AC Milan.

Meski sudah 10 bulan tak merumput, Mandzukic menyebut dirinya selalu menjalani latihan intensif yang membuat kondisi tubuhnya tetap bugar.

Mandzukic kemudian berbicara mengenai penyerang gaek Milan, Zlatan Ibrahimovic, yang menurutnya merupakan monster di atas lapangan.

Dia berharap bisa mengikuti jejak Ibrahimovic di San Siro.

Baca juga: David Alaba Gabung Real Madrid, Pelatih Muenchen Hanya Bisa Pasrah Jika Ditinggal Bek Andalannya

"Ada berbagai alasan mengapa saya memilih Milan. Ini adalah klub bersejarah dan sepenuhnya memenuhi ambisi saya. Kita semua tahu apa yang diwakili Milan," kata Mandzukic seperti dilansir dari Football Italia.

"Saya bekerja keras akhir-akhir ini untuk mendapatkan panggilan dari klub penting seperti Milan."

"Saya telah banyak berlatih akhir-akhir ini dan mereka yang dekat dengan saya tahu betapa banyak upaya yang telah saya lakukan untuk memastikan saya siap untuk menantang trofi, jadi Milan tidak perlu mengkhawatirkan tingkat kebugaran saya."

"Dia (Ibrahimovic) masih monster di lapangan dan saya akan mencoba untuk menjadi yang sama."

"Saya pikir kita akan melakukannya dengan sangat baik bersama-sama," tambahnya.

Baca juga: AC Milan Rekrut Mario Mandzukic, Bukti Rossoneri Bakal Raih Scudetto Musim Ini?

Mario Mandzukic resmi berkostum AC Milan pada paruh kedua musim 2020-2021.

Mandzukic datang ke Milan dengan status bebas transfer setelah sebelumnya memutus kontrak terlebih dahulu dengan klub asal Qatar, Al-Duhail.

Penyerang berusia 34 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi 6 bulan di Milan dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris - Leicester Geser Man United dari Puncak, Chelsea Makin Menjauh 5 Besar

Di Milan, Mario Mandzukic akan memakai nomor punggung terkutuk, yaitu 9.

Sepeninggal Filippo Inzaghi, belum ada striker Milan yang meraih kesuksesan dengan nomor keramat tersebut.

Bergabungnya Mario Mandzukic bersama AC Milan, dipandang sebagai wujud keseriusan Rossoneri memburu gelar scudetto musim 2020/2021.

Lantas apakah musim ini AC Milan bisa raih Scudetto dan memutuskan rekor Juventus?

Setidaknya, kedatangan Mandzukic secara tidak langsung akan membuat daya ledak serangan AC Milan makin menjanjikan.

Pemain asal Kroasia itu bisa berduet dengan Ibrahimovic sebagai penyerang AC Milan di sisa musim ini.

Belum lagi kehadiran pemain muda menjanjikan yang bertipikal menyerang seperti Rafael Leao, Lorenzo Colombo, dan Daniel Maldini.

Tentu kedatangan Mandzukic menambah opsi bagi Stefano Pioli dalam meracik skuatnya.

Berbicara tentang sosok Mandzukic, ia merupakan pemain yang telah lama malang melintang bersama beberapa klub besar.

Juventus, Bayern Munchen, Atletico Madrid, Dinamo Zagreb, dan Wolfsburg pernah merasakan ketajaman Mandzukic.

Sebagaimana misal ketika Mandzukic saat memperkuat tim raksasa asal Jerman, Bayern Munchen.

Performa Mandzukic bersama Bayern Munchen tergolong luar biasa dimana ia mencetak 48 gol bersama Die Roten.

Mandzukic total berkontribusi dalam 62 gol dari 88 pertandingan selama memperkuat Bayern Munchen.

Kegemilangan Mandzukic berlanjut ketika ia pernah merasakan bermain bersama Juventus.

Bersama si Nyonya Tua, Mandzukic berhasil mencetak 44 gol dan 17 assist dari 162 laga.

Total 197 gol dan 84 assist telah dihasilkan oleh Mandzukic sepanjang kariernya sebagai pesepakbola profesional.

Jika menelisik prestasi, sosok Mandzukic dianggap sudah banyak mendulang gelar juara bersama tim yang ia bela.

Torehan empat gelar Serie A, tiga Coppa Italia, dan satu Super Coppa menjadi bukti kontribusi Mandzukic ketika bermain bersama Si Nyonya Tua.

Ada pula dua gelar juara Bundesliga dua piala DFB Pokal, dan Liga Champions pernah dipersembahkan Mandzukic bersama Bayern Munchen.

Di kancah internasional, Mandzukic pernah membawa Kroasia menjadi finalis Piala Dunia 2018.

Dengan berbagai prestasi menawan tersebut tentu kehadiran Mandzukic diharapkan bisa menularkan ketajaman dan mentalitas juara bagi skuat AC Milan musim ini.

Dikutip dari Bolasport.com dengan Judul Resmi Gabung AC Milan, Mandzukic Bertekad Jadi Monster Kedua setelah Ibrahimovic

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved