Penanganan Covid

Disdik Karo Minta Sekolah Lakukan Pemetaan dan Sediakan Fasilitas Protokol Kesehatan

Sebelum melakukan proses pembelajaran tatap muka ini, harus mendapatkan persetujuan dari orangtua siswa.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Eddi Surianta Surbakti. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Menjelang proses pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karo mengarahkan kepada seluruh kepala sekolah untuk melakukan pendataan.

Diketahui, pendataan ini dilakukan untuk mencari tau seperti apa tanggapan para orangtua siswa jika kembali dilakukan pembelajaran seperti sebelumnya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Eddi Surianta Surbakti mengungkapkan, sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelum melakukan proses pembelajaran tatap muka ini, harus mendapatkan persetujuan dari orangtua siswa.

Untuk itu, dirinya mengatakan pihaknya sudah meminta kepada seluruh kepala sekolah di jajarannya untuk melakukan pemetaan. 

"Dalam langkah persiapan jelang pembelajaran tatap muka, kita kemarin telah melakukan rapat dengan kepala sekolah. Pada rapat itu, kita minta sekolah melakukan pemetaan karena sebelum pembelajaran normal, harus ada persetujuan dari orangtua," ujar Eddi, Selasa (1/12/2020).

Eddi mengatakan, surat persetujuan dari orangtua siswa tentunya menjadi salah satu faktor penting bagi rencana pembelajaran yang akan dimulai pada semester genap Januari 2021 mendatang.

Dirinya mengatakan, sebagai dinas tentunya pihaknya tetap mengikuti seperti apa arahan dari pimpinan terutama di tingkat Kementerian. 

"Ya kalau kita tetap mengikuti seperti apa arahan dari pimpinan. Tapi di satu sisi, persetujuan dari orangtua juga perlu. Karena ini juga masih disesuaikan lagi dengan kebijakan daerah dan masukan dari orangtua," katanya. 

Pria berkacamata ini menjelaskan, selain meminta melakukan pemetaan pihaknya juga menginstruksikan kepada sekolah untuk menyediakan fasilitas sesuai dengan protokol kesehatan.

Dikatakannya, fasilitas yang harus dipenuhi oleh setiap sekolah berupa fasilitas tempat dan sabun cuci tangan, cairan disinfektan untuk membersihkan fasilitas sekolah, dan lainnya. 

Untuk fasilitas ini, Eddi mengaku jika sebelumnya pihaknya juga telah meminta kepada sekolah untuk menyediakannya sejak jauh-jauh hari. Dirinya mengatakan, sampai saat ini pihaknya juga telah mendapatkan laporan dari seluruh sekolah jika di masing-masing sekolah sudah memenuhi fasilitas sesuai dengan protokol kesehatan. 

"Sebelumnya kita juga sudah meminta sekolah untuk menyiapkan fasilitas ini. Karena sebelumnya kan kita sudah persiapan untuk pembelajaran di masa kenormalan baru. Sehingga, di laporan yang telah saya terima dari sekolah, mereka sudah punya persiapan. Ya mungkin masih ada yang butuh penambahan, tapi saya lihat sudah cukup baik fasilitasnya," ungkapnya. 

Eddi menambahkan, pihaknya juga akan kembali melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk melihat apakah di Kabupaten Karo sudah bisa dilakukan pembelajaran tatap muka.

"Hal ini juga sesuai dengan surat edaran yang ada jika keputusan diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah," katanya. (cr4/tribun-medan.com) 

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona.

Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Medan mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved