Terkenang Momen Gol Indah Maradona saat Bela Barcelona, Gol Tangan Tuhan Ditiru Messi

Belum genap 22 tahun, Maradona menjajal peruntungan di Eropa untuk pertama kali dengan status pemain termahal dunia.

TWITTER.COM/SARAFCBI
Ilustrasi Diego Maradona dan Lionel Messi di Barcelona. 

TRIBUN-MEDAN.com - Diego Maradona mungkin lebih identik dengan Napoli sepanjang kariernya sebagai pesepak bola, tetapi bukan berarti kisahnya di Barcelona tak meninggalkan kesan.

Barcelona merekrut Diego Maradona setelah ia membela timnas Argentina di Piala Dunia 1982 Spanyol.

Belum genap 22 tahun, Maradona menjajal peruntungan di Eropa untuk pertama kali dengan status pemain termahal dunia.

Barca menghargai talenta spesial pemuda dari Boca Juniors itu dengan nilai transfer sekitar 7,6 juta dolar AS.

Kala itu, Maradona diboyong ke Camp Nou ketika kendali tim dipegang Udo Lattek.

Debutnya berseragam Barcelona terjadi tatkala menghadapi Valencia, 4 September 1982.

Baca juga: Jawaban Diego Junior, Putra Kandung si Pemilik Gol Tangan Tuhan, Maradona atau Lionel Messi?

Poster Lionel Messi dan Diego Maradona terpampang di tribun saat Argentina berjumpa Cile pada Copa America 2015 di La Serena (13/6/2015).
Poster Lionel Messi dan Diego Maradona terpampang di tribun saat Argentina berjumpa Cile pada Copa America 2015 di La Serena (13/6/2015). (MARTIN BERNETTI/AFP)

Ia langsung bikin gol, tapi Barca takluk 1-2.

Hanya, selepas itu rangkaian kejadian pahit menyusul.

Cuma tiga bulan pascadebut, Maradona divonis mengidap hepatitis sehingga kudu absen selama tiga bulan lagi.

Kejadian buruk berikut muncul pada 24 September 1983 dalam laga kontra Athletic Bilbao.

Sosok lincah berpostur cebol itu mengalami cedera horor, barangkali yang terparah dalam kariernya, akibat tekel bek musuh, Andoni Goikoetxea.

Tak tanggung-tanggung, El Diego mengalami retak pada pergelangan kaki sekaligus kerusakan ligamen.

Ia baru pulih empat bulan kemudian.

“Saya merasa seperti ada kapak menghantam dari belakang. Saya tahu segalanya telah hancur,” kata Maradona ketika itu seperti dilansir BolaSport.com dari Guardian.

Baca juga: Tuhan Lain Bernama Maradona

Karena sederet problem fisik, ledakan Maradona di Barca tak maksimal.

Selama 1982-1984, ia mencatat 58 penampilan di berbagai ajang, plus torehan 38 gol, tanpa sumbangan gelar Liga Spanyol.

Baca Juga: Koleksi Gelar Diego Maradona: Sah Jadi Raja Dunia, tapi Minus Satu Trofi Terakbar

Bersamanya, Blaugrana menjuarai Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan kompetisi lokal yang sudah punah, Copa de la Liga.

Salah satu aksinya yang paling keren di Barcelona muncul dalam laga el clasico lawan Real Madrid edisi 26 Juni 1983.

Pada duel leg I final Copa de la Liga, kedua seteru bermain imbang 2-2 di rumah Madrid, Santiago Bernabeu.

El Diego mencetak salah satu gol dengan aksi keren hingga mendapat aplaus dari pendukung Madrid.

Baca juga: Rasa Terpaksa Arya Saloka dan Amanda Manopo, Mesra di Depan Kamera, Aslinya Risih: Mau Enggak Mau

Maradona pun menjadi pemain Barca pertama yang mendapat apresiasi seperti itu dari publik Bernabeu.

Kendati hanya meraih trofi sekunder alias bukan gelar utama di Spanyol, sentuhan emas El Diego tetap berbekas di rerumputan Camp Nou.

“Ketika Diego melakukan dribel, bola seperti menempel di sepatunya. Pada sesi latihan pertama dengannya, semua orang terkesima dan hanya bisa terdiam melihat aksinya," kata eks rekan Maradona di Barca, Lobo Carrasco.

Sang bintang kemudian dijual ke Napoli, menyusul kericuhan yang melibatkannya di final Copa del Rey 1984 kontra Bilbao.

Diego Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) di rumahnya di Tigre.

Kabar wafatnya sang legenda Argentina pertama kali disebarkan media lokal, Clarin.

Kapten tim juara Piala Dunia 1986 itu tutup usia karena serangan jantung.

Diego Maradona meninggal dunia dalam usia 60 tahun.

Sebelumnya, ia menjalani operasi karena pembekuan darah di otak pada 3 November lalu.

Baca juga: Perhatikan Sekitar! Jangan-jangan Tukang Bakso itu Intel Polisi, Kadang Jual Sapu Lidi dan Skoteng

Gol Tangan Tuhan Ditiru Lionel Messi

Lionel Messi patut berbangga diri karena pernah menduplikasi gol legenda timnas Argentina, Diego Maradona. Bukan cuma satu kali, melainkan dua.

Pada Rabu (25/11/2020), Lionel Messi dan pelaku sepak bola dunia beramai-ramai mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Diego Maradona.

El Pibe de Oro alias Si Anak Emas, demikian julukan Maradona, wafat karena mengalami henti jantung.

"Sebuah hari menyedihkan untuk semua rakyat Argentina dan bagi dunia sepak bola. Dia meninggalkan kita, tetapi tidak akan menghilang, karena Diego itu abadi," tulis Messi di Instagram.

Messi sendiri pernah merasakan dilatih Maradona saat Piala Dunia 2010.

Tak cuma itu, dia juga pernah meniru dua gol ikonik dan ajaib milik sang legenda.

Gol yang dimaksud adalah aksi solo run dan Gol Tangan Tuhan Maradona sewaktu timnas Argentina jumpa timnas Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986.

Baca juga: Wanita Ini Beberkan Rasanya Menikah 2 Kali dengan Suami yang Sama, Kisah dan Ceritanya Viral

Momen pertama terjadi ketika Messi memperkuat Barcelona dalam laga kontra Getafe pada leg pertama Copa del Rey, 18 April 2007.

Messi, yang kala itu berusia 19 tahun, menyihir Camp Nou lewat aksi solo run istimewa.

Dari tengah lapangan, Messi berlari melewati empat pemain hingga sampai ke kotak penalti Geteafe.

Seolah tak puas, dia menggocek kiper Luis Garcia dan kemudian menceploskan bola ke gawang dengan tembakan setengah cungkil.

Dua bulan berselang, tepatnya pada 9 Juni dalam duel kontra Espanyol, Messi kembali menduplikasi gol Maradona.

Messi menjebol gawang lawan dengan sundulan dari umpan Gianluca Zamborta.

Gol tersebut lantas menimbulkan kegaduhan. Pasalnya, Messi menggunakan tangan untuk mendorong bola masuk ke gawang.

Beberapa pemain Espanyol langsung berlari mengerubungi hakim garis guna melakukan protes, tetapi nihil hasil.

tribunnews
TWITTER.COM/ULTRA_SURISTIC/Lionel Messi saat melakukan gol handball melawan Espanyol pada 2007.

"Saat Messi mencetak gol memakai tangan dalam laga melawan Espanyol, orang-orang berkata itu aksi genius dan bahkan disamakan dengan Maradona. Namun, ketika saya yang melakukannya, seolah-olah saya sudah membunuh seseorang," kata bekas rekan setim Messi di Barca, Thierry Henry.

Ada satu hal yang sampai sekarang belum bisa diduplikasi Messi dari Maradona, yakni juara Piala Dunia.

Maradona adalah sosok terakhir yang sanggup membawa Albiceleste ke tangga juara dunia.

Messi nyaris menyamai prestasi tersebut pada Piala Dunia 2014.

Namun, harapan Si Kutu dikandaskan oleh Jerman dalam partai final.(sumber bolasport)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved