Pelaku Penggelapan Motor Sekarat Diamuk Warga di Namorambe Delitua, Ditemukan Tergeletak di Jalan

Seorang pria ditemukan sekarat akibat diamuk warga di Jalan Besar Namorambe Gang Permata, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, dini hari

Tayang:
TRIBUN MEDAN / HO
Seorang pria ditemukan sekarat diamuk warga di Jalan Besar Namorambe Gang Permata, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, Kamis (26/11/2020) 01.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria ditemukan sekarat akibat diamuk warga di Jalan Besar Namorambe Gang Permata, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, Kamis (26/11/2020) 01.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Tribunmedan.com, korban pengeroyokan tercatat bernama Dodi.

Ia ditemukan tergeletak pada tengah malam di Jalan Besar Namorambe.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Namorambe Polresta Deli Serdang Iptu Antonius Ginting membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, Dodi saat ini tengah dirawat di RS Bhayangkara Medan.

"Ya benar informasinya pria tersebut bernama Dodi ditemukan sekarat di Jalan Besar Namorambe dan saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan," tuturnya kepada tribunmedan.id, Jumat (27/11/2020).

Ia menyebutkan bahwa pria tersebut dikabarkan terlibat kasus penggelepan sepeda motor milik korban Abdul Karim.

"Kita masih melakukan penyelidikan, Dodi disebut pelaku kasus penggelapan sepeda motor milik korban Abdul Karim. Dan korban sudah melapor ke Polsek Pancurbatu," tutur Antonius.

Lebih lanjut, Antonius menyebutkan dari tas Dodi ditemukan dua senjata tajam.

Kronologi kejadian, beber Kapolsek, awalnya tim piket Polsek Namorambe Polresta mendapat informasi dari masyarakat via telepon dari warga bahwa ada terduga pelaku penggelapan sepeda motor dimassa di Jalan Besar Deli Tua, Gang Permata, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe.

Tim bergegas menuju TKP dan menemukan pria dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Kemudian Dodi dibawa ke RSU Kasih Insani untuk mendapatkan perawatan setelah mendapatkan pertolongan pertama, sekira pukul 02.00 WIB, Dodi dibawa ke RS Bhayangkara Medan," tuturnya.

Kejadian ini bermula awalnya Dodi pada Jumat (13/11/2020) sekira pukul 13.00 WIB, menemui korban Abdul Karim untuk meminta tolong diantar ke Pajak Simpang Limun Medan dengan sepda motor Yamaha Jupiter.

Setibanya di Pajak Simpang Limun, Dodi meminjam sepeda motor korban Abdul Karim.

Namun setelah ditungu-tunggu Dodi tidak kunjung datang mengembalikan sepeda motor tersebut. Lalu korban pulang ke rumahnya dan memberitahukan kepada orang tuanya.

Kemudian pada Rabu (25/11/2020) sekira pukul 23.00 WIB, Dodi ditemukan warga di sekitar Desa Deli Tua.

Warga pun langsung menangkap dan memukuli Dodi hingga sekarat.

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved