Seleksi 19 Jabatan Eselon II Pemprov Sumut, Ini Kriteria yang Dicari Gubernur Edy Rahmayadi
Gubernur Edy Rahmayadi memastikan bahwa Pemprov Sumut mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi 19 jabatan Pimpinan Eselon II
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi 19 jabatan Pimpinan Eselon II (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama).
Mantan Ketum PSSI itu, menegaskan dari total 157 orang yang mengikuti seleksi, pihaknya akan memilih calon yang terbaik di bidangnya. Dan hal itu masih menunggu sampai proses seleksi selesai.
"Masih pelaksanaan, masih berjalan. Ada konseling, ada pendalaman. Jadi orang yang mampu. Bukan yang lain tidak mampu. Tapi yang paling mampu menguasai masalah pada materi masing-masing akan kita pilih," sebut Edy, Kamis (26/11/2020).
Pilihan terbaik dari yang terbaik, kata Edy, lantaran dinamika dan perkembangan teknologi akan semakin meningkat. Sehingga sosok yang memiliki kapabilitas dan kaya inovasi layak terpilih.
"Karena ke depan persoalan-persoalan makin pelik," ujarnya.
Diketahui, ujian tertulis dan pembuatan makalah seleksi pimpinan eselon II Pemprov Sumut telah terlaksana pada Senin (23/11/2020) lalu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, R Sabrina menyatakan bahwa penilaian terhadap seleksi yang mereka gelar ini akan berlangsung transparan. Pansel akan menilai sesuai dengan kemampuan setiap peserta.
"Pertama ini ujian tertulis dan penyusunan makalah. Jadi apapun hasil mereka itu lah yang kami nilai. Kami akan buat nilai secara fair. Jadi apa pun hasil mereka, itu lah yang kami nilai," kata Sabrina, Senin lalu.
Dijelaskan Sabrina, adapun kriteria yang dinilai dalam tahapan ini, yakni kemampuan kepemimpinan, manajerial, bidang, daya analisis maupun kreatifitas menghasilkan ide untuk pengembangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Nantinya, pengumuman hasil ujian tertulis dan pembuatan makalah yang berlangsung hari ini, akan disampaikan pada 28 November 2020 mendatang.
"Sudah saya sampaikan tadi, supaya mereka berbuat lah semaksimal mungkin. Setelah ini berdoa lah kalian, sudah berupaya dan berdoa, selebihnya bertakwakal," ucapnya.
Selanjutnya peserta yang dinyatakan lulus, pada tanggal 30 November-1 Desember 2020 akan mengikuti tes asesmen. Lalu untuk presentasi makalah dan wawancara serta rekam jejak dijadwalkan berlangsung pada 5-14 Desember 2020.
"Masuk di asemen tidak diumumkan lagi, tapi dikutip semua nilai-nilainya. Dinilai juga nanti hasil paparan dan wawancara dia. Ada juga nilai rekam jejak dia, kita lihat selama ini dari biodatanya, misalnya apakah pernah jadi eselon II," jelasnya.
Hingga nantinya pansel akan mengkategorikan nilai para peserta seleksi jabatan eselon II ini, berupa ada yang disarankan, ada yang dipertimbangkan dan ada yang tidak disarankan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubsu-edy-lagi-hot.jpg)