UPH Kampus Medan Lantik Lulusan yang Siap Menjadi “Agent of Transformation

Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan menggelar wisuda di Hotel Adimulia Medan, Sabtu (21/11/2020)

DOK UPH Medan
Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan menggelar wisuda di Hotel Adimulia Medan, Sabtu (21/11/2020) 

TRIBUNMEDAN.ID, MEDAN - Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan menggelar wisuda di Hotel Adimulia Medan, Sabtu (21/11/2020) untuk 300 orang lulusan program Strata I dari empat (4) program studi; yang terdiri dari 149 winisuda dari Prodi Manajemen, 74 winisuda dari Prodi Akuntansi, 39 winisuda dari Prodi Hukum dan 38 winisuda dari Prodi Sistem Informasi yang secara bergantian mengikuti acara pelantikan oleh pimpinan universitas dan fakultas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pelantikan Wisudawan dilakukan oleh Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., selaku Rektor UPH, Christine L. Sommers, Ph.D, RN, CNE selaku Wakil Rektor I UPH, dan Arifin Fu, SE, MM, MBA, CBV, CMA, CSMA, selaku Executive Director and Associate Dean UPH Kampus Medan. Rektor berharap setelah lulus dari UPH, para wisudawan dapat menjadi ‘agent of transformation’ yang dapat membawa terang dan pengharapan di tengah dunia yang penuh tantangan dan perubahan yang cepat di era revolusi industri 4.0.

“Bangsa Indonesia sedang menantikan pemimpin-pemimpin berkarakter, yang integritasnya tidak diragukan, dan cerdas dalam menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, UPH mengutus para lulusannya untuk membawa perubahan dan perbaikan bagi masyarakat dengan terus menjiwai dan mengemban Visi UPH, yakni: pengetahuan sejati, iman kepada Kristus, dan karakter mulia.

Visi ini sudah ditanamkan dalam pribadi setiap mahasiswa sejak memasuki bangku perkuliahan hingga menyelesaikan studi dari UPH,” pesannya. 

Lulusan UPH Kampus Medan terbukti banyak mengukir prestasi, antara lain:

Jasmine Chika Salim dari prodi Management 2016, yang berhasil meraih Peringkat 2 (tingkat Nasional) pada JCI Medan Public Speaking Competition 2017 (Medan) dan bersamaan juga meraih Peringkat 3 (tingkat Nasional) pada JCI Indonesia Public Speaking Competition 2017 (Medan). 

Kenichi Xie (Sistem Informasi 2016) yang berhasil meraih Peringkat 1 pada Gerakan Nasional 1000 Start Up Digital (tingkat Regional) yang dilaksanakan di Kementerian Komunikasi dan Informatika dan KIBAR–Medan; dan Wilbert Lauren (Sistem Informasi 2016) yang berhasil meraih Juara 3 (tingkat Internasional) pada Malaysia Open Dance Championship 2016 di Malaysia. 

Prestasi-prestasi ini membuktikan keunggulan pendidikan UPH Kampus Medan, sebagai pilihan paling tepat untuk melanjutkan pendidikan tingkat tinggi di daerah Medan.

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, UPH Kampus Medan menawarkan program-program inovatif seperti:

Program sertifikasi akuntansi bertaraf internasional (ACCA/ Association of Chartered Certified Accountants), yang merupakan satu-satunya kampus di pulau Sumatera yang terakreditasi ACCA, 
Program Microsoft Technology Associate (MTA) yang diberikan dalam bentuk Sertifikat dan Gelar Profesi IT yang secara resmi dikeluarkan oleh Microsoft dan sudah diakui secara internasional untuk program studi Informatika dan Sistem Informasi; serta 
Kelas internasional dengan pengantar Bahasa Inggris, kelas perpajakan untuk para corporate executives. 

Program-program yang menghadirkan pendidikan tinggi holistis bertaraf internasional tersebut, mendapat sambutan positif dan antusias dari orang tua dan mahasiswa yang ada di kota Medan.

Oleh karena itu, UPH Kampus Medan secara regular menghadirkan para industry expert dari Singapura, Malaysia dan negara lainnya sebagai pengajar dan juga memberi masukan untuk kurikulum yang diimplementasikan dalam program studi yang ditawarkan.

Adapun acara wisuda UPH Kampus Medan diadakan dengan menggunakan metode hybrid, dimana keluarga winisuda dapat mengikuti acara wisuda secara daring, sementara para winisuda dapat menghadiri acara pelantikan wisuda secara langsung di rooftop Adimulia Hotel Medan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Untuk memastikan keamanan bersama, setiap panitia, pimpinan universitas dan winisuda yang hadir diwajibkan untuk melakukan serology test. Selain itu, protokol kesehatan yang ketat pun diaplikasikan, diantaranya seperti pembatasan jumlah peserta yang hadir pada saat yang bersamaan, aturan memakai masker, face-shield dan rubber gloves untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyebaran virus Covid-19. 

Arifin Fu, selaku Executive Director and Associate Dean UPH Kampus Medan menyampaikan bahwa metode hybrid ini dipilih agar dapat memfasilitasi para winisuda dengan sebuah momen wisuda yang berharga dengan tanpa mengurangi makna utama dari pelaksanaan upacara wisuda tersebut.

Acara Hybrid Graduation Ceremony ini dihadiri secara daring oleh Rektor UPH, Para Wakil Rektor, Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), Direktur Eksekutif UPH Kampus Medan, Kepala LLDIKTI Wilayah I, Kepala LLDIKTI Wilayah III, perwakilan senat dan guru besar universitas serta orang tua para winisuda yang berbahagia. 

Tags
UPH
wisuda
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved