22 Hari Jelang Pilkada Kota Medan
Pjs Wali Kota Medan Arief Minta Paslon tak Pasang Alat Peraga Kampanye di Pohon
Arief meminta kepada pasangan calon (Paslon) maupun tim pemenangannya untuk tidak memasang alat peraga kampanye (APK) di pohon.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho menghadiri kegiatan sortir dan lipat surat suara Pilkada Medan di Gedung Andromeda eks Bandara Polonia, Selasa (17/11/2020).
Usai meninjau kegiatan para petugas yang melipat surat suara, dirinya tetap mengingatkan agar Pilkada Medan berjalan lancar sesuai protokol kesehatan.
Selain itu Arief juga mengingatkan agar ASN netral dalam Pilkada ini.
Bukan itu saja, Arief meminta kepada pasangan calon (Paslon) maupun tim pemenangannya untuk tidak memasang alat peraga kampanye (APK) di pohon.
Baca juga: Berita Foto: Petugas KPPS dan Linmas di Sunggal Mengikuti Rapid Test, Jelang Pilkada Medan 2020
"Saya minta APK itu diletakkan di tempat-tempat yang memang sudah diperbolehkan. Terutama janganlah di pohon. Itu sudah kita dapati, walaupun tidak banyak tapi ada ditemukan. Apa sih salahnya pohon, enggak ada salahnya pohon malah dipaku," ujarnya.
Malahan kata Arief, dengan dipasangnya APK di pohon, hal itu malah akan merusak image calon itu sendiri.
"Malah itu menimbulkan image yang tidak baik dan merugikan si calon sendiri. Kita kan semakin dewasa, masa pohon dipaku," kata dia.
Arief pun sekali lagi menekankan agar ASN netral. Jika ada ditemukan ketidaknetralan ASN, maka akan ditindak.
"Silakan kita lalui tahapan-tahapan Pilkada ini dengan tertib," katanya. (yui/TRIBUN-MEDAN.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/walkot-medan-minta.jpg)