PSMS Medan

PSMS Berlaga di Liga 2, Segini Uang yang Bisa Diraup, Totalnya Miliaran Rupiah

PT LIB sudah mengirimkan surat resmi kepada klub-klub peserta yang berisikan bahwa Liga 2 akan diputar pada bulan Februari - Maret 2021.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
ASISTEN pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis (tengah) memberikan arahan saat memimpin latihan di Kebun Bunga, Medan, Rabu (21/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi bersama PSSI sudah menetapkan jadwal pelaksanaan Liga 2 tahun 2020 yang sebelumnya terpaksa harus ditunda akibat tak mendapat izin dari Polri.

Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja mengatakan meski tanggal pasti kompetisi sepakbola kasta kedua di Indonesia itu belum diumumkan, namun PT LIB sudah mengirimkan surat resmi kepada klub-klub peserta yang berisikan bahwa Liga 2 akan diputar pada bulan Februari - Maret 2021.

"Waktu bergulirnya Liga 2 nanti juga tidak lama kurang lebih dua bulan dan sama seperti jadwal yang sudah dibuat sebelumnya," ujarnya, Senin (9/11/2020).

Pria yang biasa dipanggil King ini menjelaskan dari format home tournament Liga 2 untuk tahun 2020/2021, kompetisi akan dibagi ke dalam empat fase. Pertama fase penyisihan grup, babak delapan besar, empat besar, dan partai final.

"Berdasar surat dari PT LIB bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020 akan ada 4 fase. Penyisihan grup, babak delapan besar, semifinal, dan babak final," katanya.

Lebih lanjut, Julius Raja menambahkan tim-tim yang berlaga di liga 2 termasuk PSMS bakal mendapat pemasukan. Dalam suratnya tersebut PT LIB sudah menetapkan dana subsidi yang akan diberikan kepada klub tiap babak.

Baca juga: Liga 2 Ditunda Hingga 2021, PSMS Dapat Dana Kompensasi Rp 100 Juta

Dikatakannya, sebagai salah satu klub peserta liga 2, PSMS kata King akan mendapatkan dana subsidi babak penyisihan senilai Rp 450 juta. 

"Subsidi babak penyisihan akan diberikan dalam waktu tiga termin ketika kompetisi sedang berjalan," imbuhnya.

Jika nantinya PSMS mampu lolos ke babak 8 besar, maka pundi-pundi uang tim berjuluk Ayam Kinantan ini akan kembali bertambah.

Di fase perempat final ini, klub yang lolos akan menerima uang sebesar Rp 200 juta dan akan dibayarkan pihak PT LIB dalam dua termin.

Selanjutnya jika PSMS juga lolos ke babak semifinal, maka akan kembali mendapatkan dana tambahan sebesar Rp 200 juta yang juga diberikan dalam dua termin.

Kemudian jika PSMS berhasil lolos ke babak final dan mampu merebut gelar juara maka akan kembali menerima uang senilai Rp 500 juta. Sedangkan runner-up akan mendapatkan dana sebesar Rp300 juta.

Dengan demikian jika PSMS berhasil meraih juara maka total uang yang diraup dari jalannya kompetisi Liga 2 2020/2021 saja mencapai Rp 1,35 miliar. Sedangkan jika menjadi runner-up maka PSMS total mengumpulkan Rp 1,15 miliar.

Baca juga: Liga 2 Digelar Ferbuari-Maret 2021, Segini Besaran Hadiah jika PSMS Sukses Juara atau Runner-Up

Selain itu PT LIB juga menjanjikan dalam suratnya bahwa klub peserta termasuk PSMS juga akan mendapat dana kompensasi tambahan akibat penundaan Liga 2 tahun 2020 menjadi tahun 2021 sebesar Rp 100 juta.

Jika tim berjuluk Ayam Kinantan itu bisa mencapai partai final juga otomatis merebut tiket promosi dan kembali berlaga di kasta tertinggi kompetisi sepakbola di Indonesia yaitu Liga 1.

"Jadi Liga 2 tahun 2020/2021 adalah kelanjutan Liga 2 tahun 2020 yang ditunda. Tentang dana subsidi nya juga sudah jelas," katanya.(can/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved