Liga 2 Digelar Ferbuari-Maret 2021, Segini Besaran Hadiah jika PSMS Sukses Juara atau Runner-Up

PSSI telah memutuskan menunda pelaksanaan kompetisi Liga 2 Indonesia dari jadwal semula Oktober 2020 hingga akhinya menjadi Februari 2021 mendatang.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
istimewa
Sekretaris Umum PSMS Julius Raja bersama Dirut PT LIB Ahmad Lukita saat pertemuan di Jogjakarta , Selasa (13/10/2020) malam 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Induk olahraga sepakbola Indonesia atau PSSI telah memutuskan menunda pelaksanaan kompetisi Liga 2 Indonesia dari jadwal semula Oktober 2020 hingga akhinya menjadi Februari 2021 mendatang.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengatakan jika mengacu dari surat resmi yang telah dikeluarkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait jadwal liga 2, maka kompetisi sepakbola kasta kedua di Indonesia tersebut akan bergulir dalam rentang bulan Februari - Maret 2021.

"Kita kan sebelumnya sudah terima surat dari PT LIB. Dari surat LIB dengan nomor 395/LIB-KOM/XI/2020 tertanggal 2 November 2020 tersebut tercantum bahwa liga 2 yang ditunda akan dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2021 dengan title kompetisi Liga 2 tahun 2020/2021," ujarnya, Minggu (08/11/2020).

Pria yang akrab disapa King ini menjelaskan, dalam surat PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut, juga telah ditentukan bahwa kompetisi akan berlangsung tetap dengan format home tournament.

Dikatakannya dari 24 klub peserta sebelumnya juga sudah diundi dan diumumkan pembagian dalam 4 grup yang dihuni masing-masing 6 klub beberapa waktu yang lalu.

Untuk PSMS sendiri tergabung dalam Grup D yang yang bersaing dengan tim-tim yang terbilang kuat seperti Semen Padang, Sriwijaya FC, Sulut United, serta tim kuda hitam yakni Persijap Jepara dan Persekat Tegal.

"Ya dengan demikian kompetisi nya melanjutkan. Jadi bukan kompetsi baru. Nama kompetisinya dibuat jadi Liga 2 tahun 2020/2021," terangnya.

Lebih lanjut Julius Raja menjelaskan, semua tim nantinya akan bertanding mulai dari babak penyisihan grup untuk memperebutkan tiket ke delapan besar atau perempat final.

Dari tiap grup nantinya akan diambil dua tim teratas. Kemudian 8 tim dari masing-masing grup akan kembali berlaga di babak perempat final. Di babak 8 besar itu tim-tim akan memperebutkan tiket ke semi final. Nantinya hanya akan ada empat tim yang lolos ke babak empat besar itu.

Selanjutnya dalam laga semifinal itu empat klub akan bersaing memperebutkan tiket final.

Bagi dua tim yang menang maka akan melenggang ke partai puncak atau babak final. Kedua tim itu akan berebut juara namun sudah otomatis mendapatkan tiket promosi ke liga 1 musim depan.

Adapun dengan format kompetisi yang berbeda dari musim lalu itu, PT LIB dan PSSI sebelumnya telah memutuskan bahwa tidak ada klub yang akan degradasi pada liga 2 2020, sementara itu dua klub berhak promosi ke liga 1.

Dari surat resmi terbaru yang dikeluarkan PT LIB tersebut, Julius menambahkan bahwa, juara liga 2 akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 500 juta.

Sedangkan klub yang menjadi runner-up mendapatkan hadiah uang Rp 300 juta. Maka jika PSMS berhasil juara akan mendapatkan uang tambahan sebagai hadiah yakni senilai Rp 500 juta.

"Dengan sistem home tournament itu, PSMS akan tetap jadi tuan rumah grup D. Uang juara liga 2 Tahun 2020/2021 Rp 500 juta dan runner-up Rp 300 juta," pungkasnya.

(Can/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved