News Video
Ekspor Sarang Burung Walet Meningkat, Wamendag Harapkan ke Depan Sudah Dalam Bentuk Siap Konsumsi
Kementerian Perdagangan terus mendorong agar ke depan ekspor sarang burung walet bisa dilakukan dalam bentuk siap konsumsi.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: M.Andimaz Kahfi
Ekspor Sarang Burung Walet Meningkat, Wamendag Harapkan ke Depan Sudah Dalam Bentuk Siap Konsumsi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kementerian Perdagangan terus mendorong agar ke depan ekspor sarang burung walet bisa dilakukan dalam bentuk siap konsumsi.
Hal ini diharapkan bisa mendorong peningkatan nilai tambah.
Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat melepas ekspor sarang burung walet ke China, Eropa, Amerika Serikat, Australia, Taiwan dan Singapura sebesar Rp 24,29 miliar di komplek bisnis MMTC Medan, Sabtu (7/11/2020).
"Sarang burung walet ini sangat baik lagi apabila siap saji dan siap konsumsi dalam bentuk kemasan.
Jadi ke depan diharapkan bagaimana agar produk ini bisa diekspor dalam bentuk siap konsumsi agar menghasilkan nilai tambah," ujarnya.
Ia mengatakan produksi sarang burung walet Indonesia besar.
Potensinya juga sangat besar dan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.
"Produk sarang burung walet ini dari Indonesia ya.
Kita juga ingin membudidayakan kembali agar bagaimana kita memproduksinya siap konsumsi dalam rangka peningkatan ekspor," ujarnya.
"Sarang burung walet ini juga khasiatnya luar biasa karena memberikan dampak baik untuk kesehatan.
Salah satunya sarang burung walet ini memberikan khasiat untuk paru-paru apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini," lanjutnya.
CEO PT Ori Ginalnest Indonesia, Rusianah mengatakan sarang burung walet yang diekspor adalah yang sarang burung walet yang sudah dibersihkan dari bahan baku.
Pihaknya berharap bisa memproduksi sarang burung walet siap minum nantinya.
"Jadi ini sarang burung walet yang siap masak bukan siap minum.
Ekspor pasar yang ready to drink ini saya yakin pasarnya lebih luas diekspor misalnya ke China.
Nilainya juga bisa bertambah lima sampai enam kali lipat," pungkasnya.
(sep/tribun-medan.com)