32 Hari Jelang Pilkada Kota Medan
Dapat Pertanyaan Mengenai Pembenahan Medan Utara, Akhyar Rencanakan Budidaya Ikan
Akhyar Nasution mengatakan akan melakukan pembenahan dari segi peningkatan ekonomi berbasis pemanfaatan lingkungan.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sesi tanya jawab dalam debat kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan menyinggung mengenai pembenahan kawasan Medan bagian utara.
Calon Wali Kota Nomor urut 1, Akhyar Nasution mengatakan akan melakukan pembenahan dari segi peningkatan ekonomi berbasis pemanfaatan lingkungan.
"Kita akan adakan sistem penangkapan ikan budidaya, kita buat semacam rumah ikan di kawasan Medan Utara. Sehingga si nelayan tidam terlalu jauh mencari ikan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," ujar Akhyar di sela debat di Hotel Grand Mercure Medan, Sabtu (7/11/2020).
Ia mengatakan, dengan ini nelayan tidak hanya harus melaut berhari-hari, tapi bisa memanfaatkan budi daya ikan lewat program rumah ikan.
Baca juga: Akhyar Beri Jawaban Soal Ikan Budidaya di Medan Utara, Aulia: Jawaban Pak Akhyar Kurang Mengena
"Pembiayaannya bisa dibuat kerja samanya. Pemerintah bisa memberi bantuan, tapi dibuat kelompoknya. Melaut tetap melaut tapi ada tambahan lewat budidaya ikan dan kerang,” ujarnya.
Kemudian Calon Wakil Wali Kota Medan Salman Alfarisi mengatakan bahwa pengesahan UU Omnibus Law sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat di Medan Utara.
"Kita sadari bahwa kondisi Medan Utara yang terdapat banyak pabrik sangat berpengaruh terhadap UU Omnibus Law. Ada ketakukan masyarakat dalam mendapatkan PHK dan sebagainya," ungkapnya.
Sementara itu sebagai solusi Salman mengatakan permasalahan ketidaksejahteraan masyarakat Medan Utara ini akan menjadi perhatian penuh pasangan Calon Akhyar-Salman.
"Ini tentunya akan mendapatkan perhatian dari pemerintah kota Medan nantinya dengan memberikan intensif dan sejenisnya,"(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pasangan-calon-wali-kota-dan-wakil-wali-kota-medan.jpg)