32 Hari Jelang Pilkada Kota Medan
Akhyar Beri Jawaban Soal Ikan Budidaya di Medan Utara, Aulia: Jawaban Pak Akhyar Kurang Mengena
Nelayan tidak hanya harus melaut berhari-hari, tapi bisa memanfaatkan budi daya ikan lewat program rumah ikan.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Debat kandidat perdana yang memasuki sesi materi tema meningkatkan kesejahteraan Kota Medan, paslon nomor urut 2, Bobby Nasution- Aulia Rachman diberi kesempatan oleh moderator untuk bertanya kepada pasangan Salman-Alfarisi.
Aulia Rachman pendamping Bobby Nasution, langsung menanyakan terkait masyarakat di kawasan Medan Utara yang menjadi polemik dengan tingkatan angka kemiskinan yang tinggi. Namun, tak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah kota.
"Bang Akhyar dan Bang Salman, Kesejahteraan ini memang belum tampak baik di masyarakat. Wilayah Medan Utara ini banyak orang susah. Utara adalah gerbang perekonomian kota Medan, tapi pemerintahan saat ini, tidak ada perhatian terhadap wilayah bagian Utara. Apa langkah ke depan bang Akhyar dan bang Salman, berkaitan dengan masyarakat Medan bagian Utara untuk mensejahterakan?" tanya Aulia pada pasangan Akhyar-Salman.
Akhyar pun menjawab akan mengadakan sistem penangkapan ikan budidaya.
"Kita akan adakan sistem penangkapan ikan budidaya, kita buat semacan rumah ikan di kawasan Medan Utara. Sehingga si nelayan tidam terlalu jauh mencari ikan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," ujar Akhyar di sela debat di Hotel Grand Mercure Medan, Sabtu (7/11/2020).
Baca juga: Usai Jalani Debat Kandidat Perdana, Bobby-Aulia Sebut Alasan Masyarakat Harus Pilih Nomor Dua
Akhyar mengatakan dengan ini nelayan tidak hanya harus melaut berhari-hari, tapi bisa memanfaatkan budi daya ikan lewat program rumah ikan.
"Pembiayaannya bisa dibuat kerja samanya. Pemerintah bisa memberi bantuan, tapi dibuat kelompoknya. Melaut tetap melaut tapi ada tambahan lewat budidaya ikan dan kerang,” ujarnya.
Namun, jawaban Akhyar dirasa belum memuaskan oleh Aulia yang adalah warga Medan Utara.
"Jawaban tadi kurang mengena Pak Akhyar, karena saya Asli orang Medan Utara. Itu seharusnya dilakukan pendataan ulang, banyak di sana masyarakat tidak mendapatkan bantuan, Medan bagian Utara, kami selalu di anak tirikan," ucapnya.
"Kami telah mempelajari kegagalan pemerintah yg lama, ke depan memperbanyak pelatihan dengan membuat standar pelatihan bagi para warga melalui BNSP," pungkas Aulia. (yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bobby-debat-lagi.jpg)