Uskup Mgr Anicetus Sinaga Meninggal
BREAKING NEWS: Uskup Administrator Apostolik Keuskupan Sibolga, Mgr Anicetus Sinaga Meninggal Dunia
Kepergian Mgr Anicetus Sinaga membuat lini masa media sosial baik FB dan WA diisi dengan berbagai ungkapan kesedihan.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kabar duka datang dari Keuskupan Agung Sibolga. Uskup Administrator Apostolik Keuskupan Agung Sibolga, Mgr Anicetus B Sinaga meninggal dunia, Sabtu (7/11/2020) di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan.
Kabar duka cita ini telah disampaikan di akun Facebook Beranda Keuskupan Sibolga. Dalam pengumuman tersebut tertulis: "Berita dukacita! Telah meninggal dengan tenang Mgr Anicetus B Sinaga, OFM Cap Administrator Apostolik Keuskupan Sibolga, tadi sore sekitar pukul 18.00 WIB di RS Elisabeth Medan. Marilah kita umat Keuskupan Sibolga berdoa untuk keselamatan jiwa Mgr dan semua rencana pemakaman berjalan lancar. Informasi selanjutnya, akan dikeluarkan ordinariat Keuskupan Sibolga dan Uskup Agung Medan."
Kepergian Mgr Anicetus Sinaga membuat lini masa media sosial baik FB dan WA diisi dengan berbagai ungkapan kesedihan.
Baca juga: Keuskupan Sibolga Ajak Umat Berdoa demi Kesembuhan Mgr Anicetus Sinaga dan Pastor Alboin dari Covid
Terlihat jelas dalam unggahan Komsos Santo Yosef Pandan yang menyampaikan bahwa pihaknya sedih atas meninggalnya Mgr Anicetus Sinaga .
"Pada hari ini, Mgr. Anicetus B. Sinaga, OFMCap meninggalkan kita semua. Selamat Jalan Mgr. Anicetus Sinaga, OFM Cap
Kami sungguh terkejut mendengar berita ini. Air mata kembali menetes setelah kenangan kita bersama Komsos Pandan. Terimakasih atas semuanya Oppung," demikian tertuang dalam akun media sosial pada Sabtu (7/11/2020).
Terkait informasi tersebut, Pastor Joseph Sinaga selalu Kustos Kustodian Kapusin Sibolga membenarkan informasi tersebut.
"Benar (Mgr Anicetus Sinaga) telah meninggal.
Saya kurang tahu detail (penyebab kematiannya) ," pungkasnya.
Saat ini jenazah sedang disemayamkan di Gereja Katedral Medan, Jalan Pemuda.
Di dalam gereja, beberapa umat, biarawan-biarawati yang melayat, berdoa secara bergantian atas kepergian Mgr Anicetus untuk selama-lamanya.
Lagu lagu dukacita juga dinyanyikan secara bergantian.
"Tuhan, berikanlah istirahat abadi dan tenang bagi yang wafat.
Beri pengampunan segala dosanya, karena mahamurah hati-Mu, Allah," satu lagu yang dinyanyikan.
Amatan tribun-medan.com, beberapa suster yang memberikan kata kata penghiburan tak kuasa membendung air matanya, suster tersebut menangis dan menyampaikan kata-kata perpisahan untuk Mgr Anicetus.
"Selamat jalan Opung, semoga berbahagia bersama Bapa di surga," ujar suster tersebut.
Kepergian Mgr Anicetus meninggalkan banyak kenangan indah.
Umat, biarawan dan biarawati sungguh merasakan kehilangan yang mendalam.
"Kami merasa sedih dan kehilangan atas kepergian Oppung.
Terimakasih atas semuanya, atas perhatiannya selama ini dan semoga juga untuk kedepan kami mampu mengikuti cita-cita Opung," ujar suster lainnya.
Sementara itu Vikaris Parokial Pastor Marihot Simanjuntak mengatakan Mgr Anicetus akan disemayamkan mulai malam ini hingga besok hari di dalam Gereja Katedral sampai ada keputusan lebih lanjut tentang lokasi pemakaman.
Umat yang ingin melayat harus mematuhi protokol kesehatan.
"Dimana dimakamkan masih menunggu, besok akan diputuskan dimana akan dimakamkan," ucap
Pastor Marihot.
Dalam kesempatan yang sama, seorang umat Katolik, Veronika juga turut berdukacita atas meninggalnya Mgr Anicetus.
"Terima kasih atas pelayanan selama berziarah di bumi, damai Tuhan bersamamu Opung," ujarnya.
Biodata Uskup Mgr. Dr. AB Sinaga, OFMCap
Lahir : Nagadolok, 25 September 1941
SD : Siatasan, Dolokpanribuan, 1949-1952 (I-III); Bahtongguran (Tanah Jawa) 1952-1955 (IV-VI)
SMP : SMP RK, Pematangsiantar
SMA : SMA Seminari Menengah Pematangsiantar, 1959-1963
Novisiat Kapusin : Parapat, Sumater Utara, 1963-1964
Fakultas Filsafat : Parapat, Seminari Agung, 1964-1967
Fakultas Teologi : STFT St. Yohanes Pematangsiantar, 1967-1970
Tahbisan Imam : Pematangsiantar, 13 Desember 1969
Studi Teologi Moral: Universitas Kepausan Alfonsiana, Roma, Lisensiat 1970-1972
Studi Teologi Dogmatik: Leuven, Belgia,S3, 1972-1975 dengan disertasi: The High God of the Toba Batak: Trancendence and Immanence, 1981
Prefek Apostolik/Uskup Sibolga: 28 Oktober 1978. Ditahbikan menjadi Uskup 25 Januari 1979 oleh Paus Yohanes Paulus II di Vatikan
Ketua Komisi Liturgi KWI: 1979-1988
Utusan KWI ke Sinode Uskup di Roma: 1983
Ketua Komisi Hubungan Antar-Agama dan Kepercayaan (HAK) KWI: 1988-1997
Wakil Ketua Komisi HAK FBAC (Federation of Asian Bishops’ Conference: 1989-1995
Ketua Komisi Teologi KWI: 1997-2003
Utusan ke Sinode Uskup Asia di Roma: 1998
Delegatus/Ketua LBI KWI: 2003-2009
Koajutor Uskup Agung Medan: Dilantik 12-2-2004
Uskup Agung Medan: Dilantik 22 Februari 2009 hingga 2018.
Anggota Komisi Teologi KWI : 2009-2018 (Ketua Seksi Ajaran Iman)
Administrator Apostolik Keuskupan Sibolga: Sejak 2018 hingga meninggal dunia, 7 Nov.2020
Bahasa yang dikuasai: (Aktif) Inggris, Italia, Jerman, Belanda, Indonesia, Batak (5 Dialek: Toba, Simalungun, Karo, Dairi, Bamban), Nias (3 Dialek: Utara, Selatan,Tello), Jawa Timur. (Passif): Prancis, Spanyol, Latin, Melayu Pesisir, dan Minang.
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/uskup-agung-sibolga-meninggal1.jpg)