Bulog Rampungkan Penyaluran Bansos Beras hingga Oktober
sebanyak 20.488.005 kg beras disalurkan kepada 455.289 KPM PKH di Sumut. Keluarga penerima bantuan menerima 15 kg beras
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Perum Bulog telah merampungkan penyaluran program bantuan sosial (Bansos) beras bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di seluruh Indonesia.
Pemimpin Wilayah (Pinwil) Perum Bulog Sumut (Sumatera Utara) Arwakhudin Widiarso yang kerab disapa Wiwid mengatakan, Bansos beras alokasi tiga bulan, Agustus sampai Oktober tersebut 100 persen sudah selesai.
"Kita masih menunggu perintah pusat apakah lanjut di alokasi November dan Desember," ujar Wiwid, Rabu (4/11/2020).
Baca juga: Mulai Sekarang, Jangan Mencuci Beras di Wadah Rice Cooker! Ternyata Bisa Timbulkan Bahaya Bagi Tubuh
Ia menjelaskan, sebanyak 20.488.005 kg beras disalurkan kepada 455.289 KPM PKH di Sumut. Keluarga penerima bantuan menerima 15 kg beras per bulan selama tiga bulan yakni Agustus hingga Oktober 2020 dengan kualitas beras medium dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersebar di gudang-gudang Bulog.
Diakuinya, penyaluran beras berlangsung dengan lancar, seiring dengan kerjasama dan koordinasi yang baik oleh setiap pihak yang terlibat.
Ketika disinggung Tribun Medan terkait stok beras apakah mencukupi hingga Natal dan Tahun Baru 2021, kata Wiwid, stok beras cukup, dan pihaknya terus melakukan pembelian beras petani.
"Pembelian beras petani lokal sampai saat ini sudah mencapai 40 ribu ton. Padahal target 2020, pembelian beras petani sejumlah 20.400 ton. "Jadi sudah lewat target," ungkapnya.
Wiwid mengatakan hingga hari ini, stok komoditi untuk beras CBP sebanyak 9.276,02 ton, beras Kom sejumlah 1.599,16 ton, gula sebanyak 103,43 ton, daging sapi beku sebanyak 11,95 ton, tepung terigu sejumlah 1,84 ton dan minyak goreng sebanyak 40.140 liter.
"Iya daging beku sudah ada, daging beku ini dari Brazil. Daging secara berkala akan terus datang menyesuaikan animo konsumen," ucapnya.
Ia mengaku saat ini permintaan beras ke Bulog agak menurun karena baru selesai Bansos beras yang cukup besar sehingga harga relatif stabil.
"Stok saat ini cukup, apabila ada gejolak harga di akhir tahun maka Bulog siap lakukan operasi pasar, jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stok-beras-bulog.jpg)