News Video
Sosok Dewan Tak Hafal Pancasila, Ternyata Ketua DPRD Paser, Fraksinya Pernah Hukum Zaskia Gotik
Setelah gagal melafalkan sila keempat Pancasila di hadapan para mahasiswa berdemo, nama ketua DPRD Paser, Kaltim, Hendra Wahyudi jadi semakin viral.
Sosok Dewan Tak Hafal Pancasila, Ternyata Ketua DPRD Paser, Fraksinya Pernah Hukum Zaskia Gotik
TRI BUN-MEDAN.com - Setelah gagal melafalkan sila keempat Pancasila di hadapan para mahasiswa yang berdemo aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) pada Jumat lalu, nama Ketua DPRD Paser, Kalimantan Timur Hendra Wahyudi jadi semakin viral.
Nggak hanya namanya yang dicari-cari dan diomongin warganet, latar belakang Hendra Wahyudi juga dikorek.
Untuk mendapat informasi lebih lanjut terkait peristiwa yang tengah menyebar dalam beberapa hari ini.
Diketahui, bahwa Hendra Wahyudi merupakan bagian dari kader politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kini ia menjabat sebagai Ketua DPRD Paser untuk periode 2019-2024.
Pria kelahiran Balikpapan 41 tahun lalu ini dilantik sebagai Ketua DPRD Paser pada 23 September 2019 lalu.
Bersamaan dengan pelantikan dua wakilnya, yakni Wakil Ketua I Abdullah, dan Wakil Ketua II Fadli Imawan.
Nah, sehari-hari, Hendra Wahyudi akrab disapa Yudi.
Kegiatan organisasi yang dijalaninya, selain kader PKB, Yudi juga aktif di dalam kegiatan keislaman bersama Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Paser.
Di luar organisasi politik, Yudi adalah Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Paser serta Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser.
Tak seperti Zaskia Gotik yang pernah tidak hafal pancasila karena dianggap cuma lulusan SD, Yudi ini merupakan seorang lulusan kuliah S-1, jurusan Teknik Sipil di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan yang terpenting adalah seorang kader PKB.
Buat yang belum tahu, ada jejak peristiwa soal Pancasila yang dilakukan Fraksi PKB di MPR RI.
Fraksi ini pernah memberi hukuman kepada Zaskia Gotik yang dianggap menghina dasar negara, karenanya pedangdut ini dijadikan Duta Pancasila.
Menurut Ketua Fraksi PKB di MPR RI Abdul Kadir Karding, ada alasan kenapa Zaskia dihukum bukan dengan penjara atau dikucilkan.
Namun, dengan memintanya untuk belajar keras dalam menghapal dan memahami Pancasila.
"Ketika Zaskia dengan latar belakang lulusan SD sibuk menghidupi keluarganya dan tidak mengenyam sekolah lalu tidak paham Pancasila, itu hal yang wajar," ujarnya.
Dia mengingatkan, Pasal 31 dan Pasal 28 c UUD 1945 terkait pendidikan, yakni pendidikan wajib dibiayai negara.
Sehingga, ketika ada yang tidak sekolah maka itu tanggung jawab negara.
Karding menjelaskan, cara PKB menghukum pihak yang tidak hapal Pancasila adalah dengan mendidiknya dengan baik agar belajar keras.
"Kami mendidik Zaskia bukan dengan menghukum namun belajar keras, itu bagian hukuman sebagai kaidah," jelasnya.
Sebelumnya, viral seorang pria anggota DPRD menjadi bahan tertawaan dan diteriaki para pendemo di depan Kantor DPRD Paser, Jalan Gajah Mada Tana, Kabupaten Paser, Jumat (9/10/2020).
Dalam sebuah video amatir durasi 58 detik, anggota DPRD Paser, Kalimantan Timur diteriaki karena salah melafalkan sila keempat Pancasila.
Dilansir dari akun Instagram @makassarbercanda, anggota DPRD Paser ini tampak gagah berdiri bersama empat rekannya.
Di sekeliling si anggota DPRD, tampak massa unjuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja.
Berada di posisi tengah, anggota DPRD Paser ini awalnya terlihat meyakinkan saat menegang microfon.
Mulanya semua baik-baik saja, saat si anggota DPRD Paser itu membacakan sila pertama sampai ketiga berjalan lancar.
Semua tiba-tiba berubah, saat pria itu salah melafalkan sila keempat Pancasila.
Anggota DPRD Paser itu hanya benar mengucapkan pada kalimat awal.
"Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat," katanya.
Setelahnya dia salah mengucapkan kalimat sila keempat Pancasila itu.
Mengetahui dirinya salah saat mengucapkan, ia lalu tersenyum malu dan bertanya kepada rekannya disebelah kanan yang mengenakan kemeja biru.
Terlihat dari gestur, sepertinya si anggota DPRD grogi saat berada di kerumunan massa pendemo.
Kesalahan dalam melafalkan Pancasila itu, membuat sang anggota DPRD Paser disoraki para pendemo.
Tak lama setelahnya, seorang pria mengenakan peci bersujud syukur.
"Ya Allah pemimpin kami tidak hafal Pancasila," ucapnya.
Video anggota DPRD Paser salah melafalkan Pancasila mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Semoga saja beliau cuma nervese (grogi) jadi lupa teks Pancasila. Praduga tak bersalah dulu ya," sebut akun Instagram @hadi.7576.
Komentar kocak malah dilontarkan akun Instagram @susilowati_uchy.
"Astaga kembali ke SD lagi pak," katanya.
Bahkan komentar pedas juga dilontarkan dua warganet lainnya.
"Bikin malu saja kamu. Kalah sama anak aku yang kelas 5 SD," seru akun Instagram @saif_alvaro.
"Gimana nih pemimpin enggak hafal Pancasila. Jadi anggota DPRD lewat jalur apa bos," ujar akun Instagram @heriadi1001.
Kalau melihat yang begini, gimana tanggapan kalian?
Artikel ini telah tayang di Hai.Grid.id dengan judul : "Hendra Wahyudi Ketua DPRD yang Gagal Hafal Pancasila Ternyata Kader Politikus PKB, Fraksinya Pernah Menghukum Zaskia Gotik Karena Nggak Hagal Juga!"