Update Covid19 Sumut 3 Oktober 2020

Gubernur Sumut Edy Bicara Anggaran Penanganan Covid-19 Tahap III Dana APBD Rp 500 Miliar

Pemerintah menggunakan anggaran tersebut untuk fokus terhadap bidang kesehatan, pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial

Penulis: Satia | Editor: Salomo Tarigan
T R IBUN MEDAN/HO
GUBERNUR Sumut Edy Rahmayadi mengikuti rapat koordinasi dengan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Sumut, Jalan Sudirman, Kota Medan, Jumat (25/9/2020) malam. 

T R IBUN-MEDAN.COM, MEDAN.com- Pemerintah Provinsi Sumatera kembali melakukan refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahap III, untuk penanganan Pandemi Covid-19.

Tahap ketiga ini dimulai pada bulan ini, dengan menganggarkan dana APBD Rp 500 miliar, Sabtu (3/10/2020).

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, untuk pembiayaan penanganan pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 tahap tiga akan dilakukan pada bulan ini.  

"Iya, tahap ketiga refocusing sudah mulai. Untuk tahap ini Rp 500 miliar akan kita kucurkan," ujarnya, saat berada di Rumah Dinas, Jalan Sudirman, Kota Medan. 

Untuk penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan refocusing secara bertahap. Total anggaran yang akan tersedot untuk menanggulangi bencana non alam ini mencapai Rp 1,5 triliun.

Edy mengatakan, untuk tahap pertama penanganan sudah dilakukan dengan pembiayaan dari APBD. Kemudian, tahap kedua sudah mendekati masa akhir penanganan.  

Untuk tahap satu dan dua, apabila anggaran tidak terpakai secara menyeluruh, dikatakannya dana akan dikembalikan ke kas daerah.  

"Kalau tidak terserap akan dikembalikan ke kas daerah," jelasnya.

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, untuk di tahap ketiga, pemerintah menggunakan anggaran tersebut untuk fokus terhadap bidang kesehatan, pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial atau bantuan kepada masyarakat.

"Fokus kesehatan, ekonomi, jaring pengaman sosial," ucapnya.

Akan tetapi, di tahap ketiga ini, pemerintah lebih mengutamakan pemulihan ekonomi masyarakat dan kesehatan untuk penanganan wabah Pandemi Covid-19.

"Prioritas tahap ketiga lebih ke ekonomi dan kesehatan," ungkapnya.

Ia berharap, pada tahap ketiga ini, pemulihan ekonomi berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala timbul akibat mewabahnya pandemi Covid-19.

Lalu, untuk kesehatan, dirinya juga berharap, agar masyarakat dapat mengerti akan kondisi saat ini, di mana menerapkan protokol kesehatan wajib dilakukan. 

10.513 Kasus Corona di Sumut

Jumlah kasus Covid-19 di Sumut masih menunjukkan angka pertambahan cukup tinggi dalam kurun satu hari terakhir.

Tercatat, ada penambahan 89 kasus baru covid-19 di Sumut rentang 24 jam terakhir.

Total, kasus Corona sudah menembus angka 10.513 orang hingga Jumat (2/10/2020).

Sementara untuk pasien sembuh bertambah 180 pasien menjadi total 7306 orang.

Untuk pasien meninggal bertambah 2 orang, dengan jumlah total sebanyak 432 orang.

Berikut ini, jumlah kasus Covid-19 hingga hari ini untuk provinsi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu:

Aceh
Positif: 4854
Sembuh: 2487
Meninggal: 184

Sumut
Positif: 10513
Sembuh: 7306
Meninggal: 436

Sumbar
Positif: 6587
Sembuh: 3424
Meninggal: 135

Riau
Positif: 8068
Sembuh: 4283
Meninggal: 172

Kepri
Positif: 2273
Sembuh: 1428
Meninggal: 56

Jambi
Positif: 558
Sembuh: 273
Meninggal: 14

Bengkulu
Positif: 722
Sembuh: 466
Meninggal: 37

Data Nasional

Hari ini, Jumat (2/10/2020), tepat tujuh bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda turunnya angka penularan virus corona.

Pemerintah memperlihatkan bahwa jumlah kasus Covid-19 terus meningkat saat ini, dengan penambahan pasien masih di atas 4.000 orang.

Berdasarkan data pemerintah pada Jumat ini pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 4.317 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 295.499 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Informasi ini dipaparkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui data yang disampaikan kepada wartawan pada Jumat sore. Data juga bisa diakses publik melalui situs Covid19.go.id dan Kemkes.go.id, yang mengalami update setiap sore.

Meski jumlah pasien terus meningkat, pemerintah berupaya menumbuhkan harapan dengan memperlihatkan semakin banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh.

Dalam sehari, ada penambahan 2.853 orang yang telah sembuh dan dianggap tidak lagi terinfeksi virus corona.

Mereka dinyatakan sembuh setelah pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh kini berjumlah 221.340 orang.

Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Pada periode 1 - 2 Oktober 2020, ada 116 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini mencapai 10.972 orang.

Dengan data tersebut, kasus aktif Covid-19 saat ini tercatat ada 63.187.

Selain kasus aktif, pemerintah juga menyatakan bahwa saat ini ada 135.480 orang berstatus suspek.

Sebanyak 4.317 kasus baru Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 42.421 spesimen.

Dalam waktu yang sama, ada 26.831 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen.

Sejak awal pandemi, pemerintah telah melakukan pemeriksaan 3.407.911 spesimen terhadap 2.050.821 orang yang diambil sampelnya. Dengan catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.

Kasus Covid-19 saat ini sudah tercatat di semua provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

Secara rinci, ada 497 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang mencatat adanya pasien Covid-19.

Artinya, sudah lebih dari 96 persen wilayah di Tanah Air yang terdampak pandemi Covid-19.

Catatan Redaksi

Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. T r ibun Network mengajak seluruh T r ibuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak)


(Wen/vic/T r ibun-Medan.com)
Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved