PENJELASAN Pasha tentang Sejarah Nama Band Ungu Lalu Aktivitasnya Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota
Penyanyi Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal sebagai Pasha menceritakan mengenai sejarah nama band Ungu belum lama ini.
Pasha Ungu sempat merasa lega setelah terpilih menjadi Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah. Ia sempat berpikir akan beristirahat sejenak dari bernyanyi.
Di luar dugaan, semenjak menjadi Wakil Wali Kota Palu, Pasha justru sering diminta menyanyi ketika hadir di acara-acara.
"Gue ke nikahan nyanyi, sunatan nyanyi, ke kedukaan nyanyi, gila enggak. Kalau bisa nyanyi, suruh nyanyi, gue sampai bosan lho," ucap Pasha.
Bosan menyanyikan lagu "Demi Waktu"
Selain itu, Pasha Ungu juga mengakui bosan dengan lagu "Demi Waktu" yang seringkali diminta untuk menyanyikannya.
"Lima tahun menjabat lagunya itu mulu. Karena di Palu itu bisa nyanyiin (Demi Waktu) kan (pakai) organ tunggal. Jadi masih sih kalau itu (diminta nyanyi), over malah, bayangin kalau sehari ada 10 kali kegiatan, berarti 10 kali nyanyi," kata Pasha lagi.
Akan tetapi, Pasha mengerti bahwa lagu itu begitu terkenal dan mengangkat popularitas Ungu.
Persamaan jadi anak band dan wakil wali kota
Pasha mengakui merasakan hal yang sama ketika menjadi anak band dan wakil wali kota.
"Sebenarnya definisi dunia pemerintahan dengan dunia kita yang tidak biasa ini, ada satu titik sebenarnya sama antara kita dan dunia entertainment, menghibur dan melayani," kata Pasha.
Suami dari Adelia Wilhelmina ini menjelaskan letak kesamaan antara menghibur dan melayani.
"Pemerintah kan harus menghibur masyarakat, supaya ada perasaan sejahtera dalam dirinya.
Begitu pula kita, hari ini menyenangkan pendengar masyarakat, itu part of sejahtera," ucap Pasha.
Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Pasha Bicara Sejarah Nama Ungu hingga Aktivitas Usai Dilantik Wakil Wali Kota Palu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/adelia-pasha-dan-pasha-ungu.jpg)