News Video
Pilkada Samosir Memanas, Massa Tuduh Ijazah Martua Sitanggang Palsu hingga Geruduk KPUD Samosir
Berkas yang diberikan oleh Pasangan Vandiko Gultom-Martua Sitanggang diduga ijazah SMA Martua Sitanggang dipalsukan?
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Kantor KPUD Samosir digeruduk Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi Samosir, Kamis (17/9/2020)
Pantauan wartawan Tribun Medan, Massa datang dari arah Pusat Kota Pangururan.
Massa yang dipimpin Karter Sitanggang tersebut mengaku dari Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi Samosir.
Dalam orasinya, Karter Sitanggang berseru bahwa KPUD Samosir tidak netral terhadap Pilkada Samosir.
Mereka menyoroti salah satu bapaslon dari tiga bapaslon.
"Berkas yang diberikan oleh Pasangan Vandiko Gultom-Martua Sitanggang diduga ijazah SMA Martua Sitanggang dipalsukan," teriak Karter.
Kemudian, Ketua KPUD Samosir Ika Roulina mempersilahkan perwakilan massa masuk ke dalam aula rapat KPUD Samosir.
Karter Sitanggang menyampaikan poin-poin tuntutan mereka yang menuding KPUD Samosir tidak netral.
"Yang kami klarifikasi kepada Ketua KPUD Samosir adalah, atas dasar apa KPUD Samosir mengatakan valid (ijazah Martua Sitanggang). Kenapa ibu berani mengatakan valid ijazah ini, apakah sudah pleno?"ujar Karter.
Lalu, Ika Rolina Samosir menjawab dan memberi penjelasan.
Adapun maksud dari validasi yang disampaikan KPUD Samosir seperti yang beredar pada beberapa media massa adalah soal validnya klarifikasi mereka ke sekolah asal yakni SMA N I Jambi.
"KPUD Samosir telah melakukan klarifikasi ke SMA N I Jambi. Benar, bagaimana hasilnya. Valid. Hasil apa yang valid, hasil klarifikasi kami valid. Kami valid melakukan klarifikasi, titik,"tegas Ika Rolina Samosir.
Setelah melanjutkan perdebatan beberapa waktu, akhirnya Charter dan rekannya memilih jalur "walk out" alias keluar sendiri sebelum dialog ditutup oleh KPUD.
"Kami sudah jelaskan, semua pekerjaan kami sudah kami lakukan. Nah kami sudah kami verifikasi syarat calon. Jadi, hasilnya itu nanti kita berikan ke masyarakat hasilnya,"tutup Roulina.
(jun-tribun-medan.com)