10 Pemain PSAD Tahan Imbang PSMS, Skor Laga Uji Coba Berakhir 2-2
PSMS Medan gagal meraih hasil maksimal pada laga uji coba perdananya menghadapi PSAD yang dihelat di Stadion Teladan, Selasa (8/9/2020).
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Klub liga 2 PSMS Medan gagal meraih hasil maksimal pada laga uji coba perdananya menghadapi PSAD yang dihelat di Stadion Teladan, Selasa (8/9/2020) petang.
Skuat pasukan Philep Hansen ini harus puas bermain imbang 2-2 kontra PSAD yang bermain dengan 10 pemain.
Ferdinand Sinaga Cs sebenarnya sempat unggul 2-0 hingga pertengahan babak kedua.
Gol pertama tercipta melalui tendangan penalti Rachmad Hidayat di menit 55.
Rachmad yang berhasil melakukan penetrasi hingga ke dalam kotak penalti, dilanggar keras oleh pemain belakang PSAD.
Pelanggaran itu pun lantas berbuah penalti bagi tim tuan rumah.
Rachmad yang langsung ditunjuk jadi eksekutor tak menyia-nyiakan peluang itu.
Pemain 29 tahun asal Medan itu membawa PSMS unggul 1-0.
Setelah unggul 1-0, PSMS tak mengendurkan serangan.
Masuknya Hanis Sagara, Paulo Sitanggang dan Hamdi Sula yang menggantikan Azka, Sutanto dan Rachmad Hidayat cukup menambah daya gedor PSMS.
Hasilnya kembali terlihat pada sekitar menit 65 babak kedua.
Kegagalan kiper PSAD menghalau bola justru membuat si kulit bundar jatuh di kaki Hamdi Sula.
Hamdi yang menerima umpan di dalam kotak penalti lawan mampu manfaatkan lengahnya koordinasi lini belakang PSAD.
Pemain asal Ternate itu pun dengan mudah menceploskan bola ke gawang PSAD. PSMS unggul 2-0.
Tertinggal 2 angka membuat PSAD meningkatkan tensi pertandingan.
Untuk membendung serangan PSMS, sejumlah pelanggaran pun terjadi.
Akibat pelanggaran keras terhadap pemain PSMS, salah satu pemain bertahan PSAD, Rizki Abdiansyah diganjar kartu merah oelh wasit.
PSAD pun harus bermain dengan sepuluh pemain di pertengahan babak kedua.
Namun, tim binaan Kodam I Bukit Barisan itu rupanya tak mau dipermalukan dan menyerah begitu saja.
Pelatih PSAD Ridwan Saragih pun melakukan perbaikan strategi.
Usaha mereka tak sia-sia.
Sempat tertinggal dua gol, PSAD akhirnya mampu menyamakan kedudukan.
Anak asuh Ridwan Saragih ini berhasil memanfaatkan lengahnya lini pertahanan tim Ayam Kinantan pada 25 menit terakhir babak kedua.
Lemahnya koordinasi Afiful dkk justru berbuah petaka dua gol balasan dari PSAD yang dicetak Dedi Hasibuan.
Dedi sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang PSMS yang dijaga David Ariyanto untuk mengecilkan ketertinggalan jadi 2-1.
Jelang peluit akhir ditiup, PSAD justru mampu menyamakan kedudukan 2-2.
Omar Abdul Azis berhasil mengecoh kiper PSMS yang awalnya ingin menahan bola namun bola justru melenggang mulus ke dalam gawang.
Skor laga tersebut pun berakhir imbang 2-2 hingga peluit akhir.
Usai laga, pelatih PSMS Philep Hansen mengakui kelengahan lini belakang timnya di babak kedua. Apalagi setelah dirinya melakukan sejumlah pergantian.
"Kita memang masih bermasalah di pemain belakang. Khususnya pemain belakang. Di situ kita riskan. Makanya dua gol tadi heading juga. Saya sudah bilang," ujarnya usai laga.
Setelah laga ini, Philep pun akan melakukan sejumlah perbaikan. Ia berharap pondasi pertahanan bisa diperkuat untuk laga selanjutnya.
"Tapi gak apa-apa. Artinya pembelajaran juga. Kita kasih juga pemain pemain semua tadi, rotasi pemain. Bahea kemampuan mari tunjukkanlah. Tunjukkanlah kalian main, jangan nanti ribut kalau gak dimainkan. Begitu dimainkan, akan terjawab," kata pelatih lisensi A AFC ini.
(Can/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/uji-coba-psms-versus-psad.jpg)