Misteri Pembunuhan Wanita di Tembung, Fitri Yanti Ternyata Pernah Buat LP Penganiayaan

Misteri kasus pembunuhan terhadap Fitri Yanti hingga kini belum menemui titik terang.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / ist
Farhan Aulia Natugo saat bersama ibundanya semasa hidup, beberapa waktu lalu. 

Personel Polsek Percutseituan langsung mendatangi lokasi melakukan penyelidikan dan mengevakuasi jasad korban yang tewas diduga dibunuh tersebut ke RS Bhayangkara Medan.

Sebelumnya, korban disebut-sebut sempat pergi untuk menemui temannya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Kisah Pilu Esterlan Sihombing (80 Tahun) Diadili Kasus Pencurian Sawit di Ladang yang Dijual Anaknya

Bajak Email Transaksi Pembelian Ventilator, Komplotan Ini Raup Rp 58.8 Miliar, Tiga WNI Diciduk

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Asal Nama Tapanuli, Daerah yang Sempat Jadi Rebutan Inggris dan Belanda

Berharap Pelaku Ditangkap

Farhan Aulia Natugo berharap pihak kepolisian dapat meringkus pelaku pembunuhan ibunya, bernama Fitri Yanti.

Fitri Yanti ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah ladang di kawasan Pasar II Tembung, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Delisedang, pada Minggu (30/8/2020) lalu.

Kurang lebih sepekan berlalu, pelaku pembunuhan masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

"Sudah seminggu lebih. Namun hingga kini pelaku pembunuhan ibu saya belum ditangkap," ujar Farhan yang dikonfirmasi Tribun-Medan.com, Senin (7/9/2020).

Pria berkulit kuning langsat ini mengaku terpukul atas peristiwa yang menimpa keluarganya.

"Kalau ibu meninggalnya wajar perlahan bisa mengikhlaskan. Tapi ini, dia dibunuh dengan sadis, rasa sedih terus menghantui. Karena saya begitu dekat dengan ibu," bebernya.

Lanjut Farhan, sehari-hari ibunya merupakan pedagang sate di kawasan Jalan Halat Medan.

"Kalau kondisi ibu, leher nyaris putus. Ibu gak pernah ada masalah sama orang. Kenapa tega kali pelaku membunuh ibu saya seperti itu," katanya.

Terpisah, Kapolsek Percutseituan AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan bahwa pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan.

"Kepada keluarga mohon bersabar, hingga kini kami masih melakukan penyelidikan," ungkapnya.

Informasi yang berhasil didapat, pascaditemukannya Fitri, beberapa benda miliknya juga hilang seperti gelang emas, dan sepeda motor.

Belakangan, sepeda motor yang digunakan korban, Honda Beat berhasil ditemukan petugas.

(mft/t r i b u n-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved