TRIBUN-MEDAN-WIKI: Air Terjun Efrata, Kepingan Surga di Kawasan Danau Toba
Danau Toba memang memiliki destinasi wisata alam yang begitu eksotis. Satu di antara destinasi alamnya adalah Air Terjun Efrata,
Lalu, sang turis berkata "Efrata Waterfall". Lambat laun, cerita tersebut tersebar dari mulut ke mulut.
Namun, ada juga turis lokal yang menyebutkan air terjun tersebut dinamai "Air Terjun Tele" karena lokasinya tak jauh dari Menara Pandang Tele di Samosir.
Bahkan, ada juga yang menyebutkan air terjun ini sebagai wisata alam kawasan hijau. Karena tempatnya yang diapit oleh perbukitan, dan memiliki nuansa alam hutan yang alami. Begitu juga dengan, bentuk air terjunnya seperti tirai yang melebar.
Nah, bagi para wisatawan dan fotografer yang ingin berkunjung ke tempat ini, ada dua rute yang bisa ditempuh bila dari Kota Medan.
Rute pertama dari Jalan Jamin Ginting - Tongkoh - Jalan Besar Kabanjahe - Tiga Panah - Simpang Tiga Sidikalang - Tanjung Beringin - Perbuluan - Trupuk Limbong dan Sosor Dolok.
Kemudian rute kedua, Tol Balmera - Tebing Tinggi - Pemantang Siantar - Jalan Seribu Dolok - Nagahuta Timur - Jalan Lintas Barat Sumatera - Sosor Dolok.
Perjalanan bisa mencapai 6 sampai 7 jam bila dari Kota Medan, jika menggunakan transportasi pribadi.
Jika ingin menggunakan transportasi umum, bisa menumpangi Bus Pulo Samosir Nauli dan Sampri Pribumi trayek Pangururuan. Stasiun kedua angkutan itu berada di Padang Bulan atau Jalan Jamin Ginting Medan.
Selanjutnya, bagi anda yang ingin masuk ke dalam destinasi air terjun tersebut, tentunya akan ada pengutipan uang kontribusi atau tiket.
Untuk tiket sepeda motor dan roda empat dibanderol Rp 2.000. Namun untuk karcis per orang sekitar Rp 8000.
Pengutipan tiket ini karena Air Terjun Efrata sudah dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Samosir.
Di kawasan tersebut tersedia beberapa fasilitas seperti toilet dan pondok-pondok kecil.
(cr22/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/air-terjun-efrata-di-kawasan-danau-toba.jpg)