Asyiknya Berendam di Kolam Pemandian Air Panas Pariban Sembari Nikmati Pemandangan Gunung Sibayak
Melakukan perjalanan ke kawasan Kabupaten Karo, tidak lengkap rasanya jika belum berkunjung ke tempat wisata pemandian air panas Sidebuk-debuk
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Melakukan perjalanan ke kawasan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tidak lengkap rasanya jika belum berkunjung ke tempat wisata pemandian air panas Sidebuk-debuk.
Sidebuk-debuk adalah tempat wisata pemandian air panas alam yang mengandung belerang yang berada di bawah kaki Gunung Sibayak.
Kabarnya, mata airnya bersumber dari retakan aliran lava di sebelah selatan Gunung Sibayak, yang kemudian dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk membuat pemandian kolam air panas.
Pemandian air panas Sidebuk-debuk terletak di kawasan Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Terdapat puluhan tempat pemandian air panas yang buka setiap hari selama 24 jam yang dikelola oleh warga setempat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.
Pemandian ini tidak pernah sepi pengunjung, apalagi jika musim liburan tiba, hampir semua tempat pemandian dipenuhi pengunjung.
Namun, dari begitu banyaknya tempat pemandian air panas yang tersedia, ada satu tempat yang sangat terkenal dengan pemandangan yang memanjakan mata yaitu pemandian air panas Pariban. Lokasinya sangat mudah ditemukan yakni terletak di paling ujung sebelah kiri jalan.
Selain membayar retribusi resmi sebesar Rp 10 ribu dari dinas pariwisata Kabupaten Karo, ketika memasuki pemandian Pariban wisatawan akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 15 ribu per orang.
"Sering singgah ke sini kalau habis jalan-jalan ke Berastagi. Pulangnya pasti singgah. Untuk menghangatkan badan dan menghilangkan rasa capek sih kalau sudah berendam air panas," ucap Jhon Baruna Supit Warga Kota Medan, Kamis (20/8/2020).
Lanjut Jhon, mengapa memilih pemandian air panas Pariban, ia menjelaskan karena tempat pemandian ini memiliki view yang bagus, serta dengan fasilitas yang tergolong lengkap.
"Sambil berendam air panas, pemandangannya bagus dengan mengarah ke Gunung Sibayak. Fasilitas pun cukup dibilang lengkap," ucap Jhon.
Adapun fasilitas yang disediakan pengelola terbilang lengkap. Parkir, ruang ganti pakaian, toilet, pondok untuk bersantai yang dibanderol Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu rupiah sesuai ukuran pondok, tempat makan Pariban El Resto, dan area camping ground.
Pemandian air panas Pariban ini beda dari pemandian lainnya. Menyediakan lima kolam dengan tingkat kepanasan air yang bervariasi dan warna air yang kebiru-biruan, serta pemandangan pegunungan di sekelilingnya mampu menghilangkan kepenatan dan membuat rileks kembali.
"Ketika masuk ke kolam, jangan langsung menceburkan diri ke dalam kolam, karena badan akan kaget dengan suhu air. Perlahan lah bang, tenggelamkan kaki dulu, baru pelan-pelan tenggelamkan badan," ujar Jhon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemandian-air-panas-pariban-di-berastagi.jpg)