Kesulitan Belajar Online, Murid SD Dijemput Polisi dan Dipinjamkan Laptop

Menurut dia, melalui Pojok Daring ini, para siswa dan siswi tidak lagi menghadapi kendala dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah melalui daring.

Dokumen Polsek Dumai Kota
Murid SD Belajar di Kantor Polisi, Dijemput hingga Dipinjamkan Laptop 

TRIBUN-MEDAN.com - Belasan murid sekolah dasar (SD) di Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Riau, terpaksa belajar secara online di Kantor Polsek Dumai Kota.

Pasalnya, mereka tidak punya alat komunikasi atau pun terkendala jaringan internet untuk belajar lewat daring pada masa pandemi Covid-19.

Para siswa dan siswi SD ini diberikan fasilitas oleh pihak kepolisian yang peduli dengan pendidikan anak.

Polisi menyediakan laptop yang terhubung dengan jaringan internet.

"Kami dari Polsek Dumai Kota membuat program Pojok Daring di halaman kantor untuk membantu anak-anak yang terkendala dalam belajar lewat daring di masa pandemi Covid-19," ujar Kapolsek Dumai Kota Iptu Hardiyanto kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Dia menjelaskan, program tersebut diluncurkan pada Sabtu kemarin, dalam rangka menyambut HUT ke-75 Republik Indonesia.

Polsek Dumai membuat program ini, karena cukup banyak anak-anak yang tidak memiliki fasilitas untuk belajar lewat daring.

"Saat ini sudah ada 17 orang murid SD dari 10 sekolah di Kecamatan Dumai Kota yang belajar lewat daring di Pojok Daring. Mereka kita berikan fasilitas seperti laptop dan jaringan internet," kata Hardiyanto.

Selain memenuhi fasilitas, menurut Hardiyanto, siswa dan siswi juga dijemput ke rumah masing-masing oleh para Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah tempat tinggal siswa.

Selama belajar di Pojok Daring, para siswa maupun polisi menerapkan protokol kesehatan.

Polisi juga menyediakan masker, tempat cuci tangan dan face shield.

"Tempat duduk siswa juga kita buat jarak 1 meter. Selama anak-anak belajar, dijaga petugas kita," ujar Hardiyanto.

Menurut dia, melalui Pojok Daring ini, para siswa dan siswi tidak lagi menghadapi kendala dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah melalui daring.

"Misalnya, siswa tidak punya handphone atau laptop dan tidak ada jaringan internet. Karena itu, kami membuat program Pojok Daring untuk membantu anak-anak," ucap Hardiyanto.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Murid SD Belajar di Kantor Polisi, Dijemput hingga Dipinjamkan Laptop"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved