Siswa Sumut Belajar Sistem Daring

BREAKING NEWS: Tak Wajib Seragam, SMA Negeri 2 Medan Gunakan Aplikasi Microsoft Teams

Sebelumnya kita sudah melakukan pelatihan ya selama tiga hari untuk para guru. Pelatihnya sudah tersertifikasi

Editor: Salomo Tarigan
T R I B U N-MEDAN.com/Rechtin Hani Ritonga
Suasana SMA Negeri 2 Medan Jalan Karangsari No.435, Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Selama masa pandemi, SMA Negeri 2 Medan menjalani sistem pemebelajaran secara daring melalui aplikasi Microsoft Teams 

T R I B U N-MEDAN.com, Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Medan menggunakan aplikasi Microsoft Teams Office 365 dalam melangsungkan sistem pembelajaran daring.

Aplikasi ini digunakan sejak dimulainya tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Medan, Buang Agus menuturkan bahwa pihaknya menggunakan aplikasi ini guna mendukung efektivitas sistem belajar daring.

"Aplikasi ini terbilang belum banyak yang menggunakan. Untuk sekolah di Medan mungkin hanya sekitar tiga sekolah. Kita mencoba untuk berinovasi membuat pembelajaran daring ini lebih efektif dengan menggunakan aplikasi Microsoft Teams ini," ujar Buang kepada T r i b u n-medan.com, Selasa (21/7/2020).

Dikatakannya, pihaknya sebelumnya telah melakukan pelatihan terhadap para guru dalam penggunaan aplikasi tersebut.

Pelatihan dilakukan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

"Sebelumnya kita sudah melakukan pelatihan ya selama tiga hari untuk para guru. Di mana pelatihnya sudah tersertifikasi dari Microsoft langsung. Dan alhamdulillah para guru sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut," tambah nya.

Buang mengatakan bahwa aplikasi ini sudah digunakan secara keseluruhan bagi para guru untuk melangsungkan pembelajaran. Dalam pelaksanaan nya, terangnya para guru juga terus saling berlatih dan mengembangkan pengetahuan tentang aplikasi tersebut kepada sesama guru lainnya.

"Aplikasi ini sudah digunakan secara menyeluruh baik para guru maupun siswa. Tentu sembari berjalan ada perkembangan dan pemebelajaran lebih dari masing-masing guru, mereka juga saling berbagi yang tidak tahu mengajar kan yang tidak tahu," katanya.

Sementara itu, untuk proses belajar daring SMA Negeri 2 Medan, Buang menuturkan para siswa tidak diwajibkan menggunakan seragam.

Proses belajar juga membebaskan para guru untuk berinovasi dengan metodenya masing-masing.

"Tidak kita wajibkan mereka menggunakan seragam selama belajar. Bagaimana nyamannya saja," tuturnya.

(cr14/t r i b u n-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved