TRI BUN WIKI
TRI BUN-MEDAN-WIKI: Riwayat Dr Mansur, Tokoh Sumatra Utara Pendiri Jong Sumatera Bond
Beliau adalah salah seorang cendikiawan puak Melayu Sumatera Timur ( yang kini Sumatera Utara).
Laporan Reporter Tri bun Medan/Aqmarul Akhyar
TRI BUN-MEDAN-WIKI.com -
Dr T Mansur atau Dr Tengku Mansoer, nama ini tak asing lagi bagi sebagian masyarakat Medan.
Hal ini tentunya, karena nama ini dipakai sebagai penanda nama Jalan, yang berada di kawasan Universitas Sumatra Utara.
Namun, di kalangan sebagian Milineal Medan, masih banyak yang belum mengetahui terkait riwayat Dr T Mansur .
Sejarawan Kota Medan, M Azis Rizky Lubis, menceritakan riwayat Dr T Mansur atau disebut di masa Kolonialisme, Tengku Mansyur yang lahir di Tanjung Balai 1897 di Asahan.
Beliau adalah salah seorang cendikiawan puak Melayu Sumatera Timur ( yang kini Sumatera Utara).
Mansoer merupakan putra termuda Sultan Hoesin dari Asahan, dan paman dari raja Asahan yaitu Sultan Saibon.
Ia memulai pendidikan tinggi di Inlandsch Artsen School (STOVIA) di Batavia tahun 1911.
Pada saat itu Mansoer satu angkatan dengan Abdoel Moenir Nasution dan Kakak kelasnya di tingkat dua ialah Ma’moer Al Rasjid Nasution pada tahun 1910.
Lalu beliau menempuh pendidikan dokternya di Stovia, Batavia.
Ketika menempuh pendidikan di Batavia, Ia merupakan pendiri dan ketua pertama dari organisasi Jong Sumatera Bond sejak tahun (1917-1919).
Organisasi Jong Sumatera Bond, merupakan organisasi pemuda kaum nasionalis asal Pulau Sumatera.
Di dalamnya bergabung suku-suku asal Sumatera seperti Aceh, Melayu, Minangkabau, dan Batak.
Kemudian, Selepas di Batavia, Dr Tengku Mansoer melanjutkan studi kedokterannya di Leiden Belanda, dengan spesialisasi ahli bedah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dr-mansur.jpg)