Ikut Suarakan Penolakan RUU HIP, Projo Wanti-wanti Kepentingan Lain yang Inkonstitusional

Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Idelogi Pancasila (HIP) menuai penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat di Tanah Air.

Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
HO
Ketua DPC Projo Tapanuli Utara Binton Simorangkir bersama dengan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi. 

TRI BUN MEDAN.com, MEDAN - Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Idelogi Pancasila (HIP) menuai penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat di Tanah Air.

Aksi tolak RUU HIP pun berlangsung di berbagai daerah, termasuk di Sumut, Massa dari berbagai ormas umat Islam turun ke jalan menyatakan penolakan RUU HIP, Jumat (3/7/2020).

Usulan RUU tersebut dilatarbelakangi oleh belum adanya landasan hukum yang mengatur HIP sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pembahasan ini juga telah mendapatkan penolakan dari pemerintah untuk membahasnya secara bersamaan. Di mana, dalam usulan tak dicantumkannya Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966.

Satu di antaranya yang dengan keras menolak akan pembahasan RUU ini, yaitu para relawan pendukung Joko Widodo atau Pro Jokowi (Projo).

Menurut Projo, RUU HIP dinilai sudah keterlaluan dan mengarah kepada tindakan inkonstitusional.

Meski demikian, Projo mewanti-wanti adanya kepentingan lain di balik aksi penolakan terhadap RUU HIP.

"Saya melihat, dalam aksi demonstran tersebut berpotensi ditunggangi kepentingan lain yang bertujuan untuk menjatuhkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo," kata Ketua Projo Tapanuli Utara Binton Simorangkir, melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (3/7/2020).

Binton mengatakan, DPC Projo Tapanuli Utara akan terus mengawal dan berada di garis paling depan dalam melawan segala bentuk tindakan inkonstitusional yang berusaha menjatuhkan pemerintahan Jokowi-Maaruf.

"DPC Projo Tapanuli Utara akan tampil di depan menghadapi segala upaya yang bermaksud menjatuhkan Jokowi. Adalah tugas dan tanggung jawab kader-kader Projo Indonesia mengawal pemerintahan Jokowi-Maaruf sampai tahun 2024, seperti yang diamanatkan oleh ketua umum Projo Indonesia, Budi Arie Setiadi" katanya.

Binton pun berharap masyarakat tidak mudah terpecah belah.

"Saya berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh segala bentuk aksi yang memicu kekacauan dan keamanan negara kita. Saat ini negara sangat membutuhkan kebersamaan dari semua elemen masyarakat untuk memerangi Covid -19 yang masih terus ada," jelas Binton.

(Wen/Tri bun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved