Ketua PDIP Japorman Mengundurkan Diri
Lepas Jabatan Ketua PDIP Sumut, Japorman Saragih Dinilai Banyak Berjasa Bagi Kemajuan Partai Banteng
akil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara (Sumut) Rudy Hermanto mengatakan partai banteng bakal sangat kehilangan sosok Japorman Saragih
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara (Sumut) Rudy Hermanto mengatakan partai banteng bakal sangat kehilangan sosok Japorman Saragih, yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Sumut.
Menurutnya, Japorman merupakan kader yang telah berkontribusi banyak bagi partai banteng khususnya di Sumatera Utara.
"Tadi saya juga dapat berita dari media. Ya, kita sangat merasa kehilangan lah dengan seorang sosok ketua yang sudah banyak berbuat untuk kemajuan partai PDIP di Sumut. Itu yang bisa saya tanggapi," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selular, Kamis (25/6/2020) malam.
Anggota Komisi C DPRD Sumut ini menuturkan, sejak bulan Januari lalu, dia sudah mendengar kabar bahwa Japorman berencana mengundurkan diri sebagai Ketua DPD PDIP Sumut.
Japorman juga telah membuat surat pengunduran diri untuk melepas jabatannya tersebut.
"Kalau menurut yang saya baca sejak bulan Januari kan sudah membuat surat pengunduran diri (ke pusat). Cuma mungkin masih tertunda, sampai kira-kira tanggal 23 atau 25 Juni baru ditanggapi," imbuh mantan anggota DPRD Padangsidimpuan ini.
Diketahui sebelumnya Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut Japorman Saragih membuat keputusan mengejutkan.
Mantan anggota DPRD Sumut itu, mengundurkan diri dari jabatannya di partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini.
Japorman mengatakan, keputusan ini bukan dikarenakan dirinya saat ini menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia menegaskan, pengunudran diri ini tidak ada keterkaitannya dengan penetapan tersangka oleh KPK.
"Tidak ada soal itu (status tersangka) saya mengundurkan diri," ucap dia, melalui sambungan telepon genggam, Kamis (25/6/2020).
Japorman mengaku, pengunduran diri ini sebenarnya sudah dilayangkannya sejak enam bulan lalu, kepada DPP Partai.
Alasannya, karena sakit yang dideritanya. Akan tetapi, ia tidak menjelaskan sakit apa yang dialaminya, sehingga singgasana partai banteng dilepaskan begitu saja.
"Saya mundur karena soal kesehatan," ucapnya.
Selain masalah kesehatan, ia juga menyebut pengunduran diri ini untuk regenerasi pada tubuh partai berlambangkan banteng moncong putih tersebut.
"Artinya biar ada regenerasi lah," jelasnya.
Ia mengatakan, pengunduran diri ini sudah disetujui oleh DPP PDIP.
"Dua hari lalu, saya mendapatkan telepon dari pusat," ungkapnya.
Persetujuan pengunduran ini disampaikan langsung Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto kepada Japorman melalui jaringan telepon pada Selasa (23/5/2020).
Dalam kesempatan Rapat Harian DPD Partai, Japorman menyampaikan bahwa pengunduran dirinya tersebut disebabkan faktor ingin lebih dekat bersama keluarga, kesehatan dan ingin fokus mengurusi usaha
(Can/Tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/japorman-saragih-sempat-pingsan-di-kantor-kpu-sumut-rabu-1012018_20180110_173620.jpg)