Update Covid19 Sumut 24 Juni 2020

Sehari 17 Orang Positif Covid-19 di Deliserdang, Terbanyak Kecamatan Sunggal Perbatasan Kota Medan

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Deliserdang mencatat terjadi peningkatan kasus Corona yang cukup tinggi saat ini.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
TRI BUN MEDAN/Indra Gunawan
Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista (kiri) memantau jalannya pemeriksaan rapid test yang dilakukan oleh pejabat-pejabat Pemkab beberapa waktu lalu 

TRI BUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Deliserdang mencatat terjadi peningkatan kasus Corona yang cukup tinggi saat ini.

Dalam satu hari jumlah warga yang positif bisa mencapai 17 orang. Kondisi buruk ini terjadi pada Selasa (23/6/2020) kemarin.

Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista menyebut total jumlah warga yang positif covid-19 saaat ini mencapai 103 orang.

Angka kasus Corona tertinggi tercatat paling banyak di Kecamatan Sunggal, yang memang berbatasan langsung dengan Kota Medan.

Sementara untuk pasien Covid-19 yang sembuh berjumlah 38 orang dan yang meninggal ada 12 orang.

"Pada saat 6 Juni dalam satu hari bisa ada 16 orang yang dinyatakan positif dan kemarin tanggal 23 Juni ada 17 yang positif.

Ini adalah kenaikan yang paling tinggi di wilayah kita karena sebelumnya tidak sampai seperti ini jumlahnya.

Atas lonjakan kasus ini kita mau tegaskan lagi harus ada peran dan kesadaran masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang baik dan benar," ujar dr Ade Budi Krista Rabu, (24/6/2020).

Selain dirawat di rumah sakit, lanjut dr Ade sebagian besar pasien positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri.

Disebut ada 54 orang yang saat ini sedang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit, sedangkan sebagian lainnya menjalani isolasi mandiri.

Isolasi mandiri hanya diperbolehkan untuk mereka yang memang tidak mempunyai penyakit penyerta.

"Yang isolasi mandiri ini dia sehat tapi positif. Jadi enggak semua orang juga kita kasih untuk isolasi mandiri. Yang positif ini harus punya tempat yang layak artinya rumahnya punya fasilitas, tidak campur dengan anggota keluarga yang lain.

Misalnya rumahnya ruko dan ada beberapa lantai. Kan dia bisa di lantai lain tapi itu pun harus kooperatif. Kalau tidak ya kita anjurkan dirawat di rumah sakit," kata dr Ade.

Biaya Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta untuk Penumpang Pesawat

Seorang Nelayan Korban Kapal Tenggelam di Nias Ditemukan Dalam Keadaan Hidup, 8 Lainnya Masih Dicari

TERBARU Covid-19, Dokter di Asahan Tertular, 4 Polisi Polda Reaktif Covid-19, Sehari 66 di Medan

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Deliserdang ini menyebut berdasarkan penelitian dan pengamatan mereka kasus Covid mengalami lonjakan pada saat ini karena tidak menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

Banyak masyarakat yang saat ini sudah merasa mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker tapi tidak sesuai ketentuan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved