Pemko Medan Dinilai Tak Tuntas Atasi Gepeng, Gubernur Sumut Minta Dinas Sosial Lakukan Pembinaan
Gubernur Sumut melihat pemerintah Kota Medan belum tuntas melakukan pembinaan terhadap Gelandang dan Pengemis (Gepeng).
Penulis: Satia | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN - Miris melihat 'Silver Man', dan anak-anak yang mengemis di jalanan kota, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi segera memerintahkan Dinas Sosial untuk melakukan pembinaan.
Pasalnya, ia melihat pemerintah Kota Medan belum tuntas melakukan pembinaan terhadap Gelandang dan Pengemis (Gepeng).
Kian hari, jumlah Gepeng terus bertambah di jalanan.
Nantinya, Dinas Sosial akan menangkapi anak-anak yang berada di jalan itu, untuk melakukan pendataan.
Usai melakukan pendataan, para Gepeng akan dibina untuk bisa melakukan pekerjaan yang lebih layak, dari pada mengemis.
"Sudah dibicarakan dengan Dinas Sosial, itu Gepeng namanya, kita akan dibina," kata Edy Rahmayadi, usai melaksanakan salat di Rumah Dinas, Jalan Sudirman, Kota Medan, Selasa (23/6/2020).
• Kakek Pemulung Bawa Uang Koin Sekarung Beli Ponsel, Hadiah Ultah Cucu, Reaksi Penjual Meski Merugi
Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan mengamankan sejumlah 'Silver Man' atau manusia silver dalam razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PKMS) yang digelar pada Rabu (3/6) sore.
Pantauan tri bun-medan.com, belasan orang yang mengecat hampir seluruh tubuhnya dengan warna silver itu digelandang petugas ketika tengah beraksi meminta sumbangan di sejumlah lampu merah di Kota Medan.
• Pengemis Jalanan Sukses Gegara 1 Foto, Rita Angkat Derajat Keluarganya, Sekarang Banjir Endorse
Dalam razia PKMS tersebut, petugas juga turut mengamankan puluhan gelandangan dan pengemis, beberapa di antaranya bahkan masih anak-anak. Seluruh PMKS yang terjaring razia selanjutnya dibawa ke rumah singgah Dinas Sosial Kota Medan untuk dilakukan pembinaan.(wen/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gepeng_20180519_191437.jpg)