Update Covid19 Sumut 19 Juni 2020
TERNYATA Kasus Positif Covid-19 di Sumut Didominasi Usia Produktif 31-45 Tahun
Berdasarkan rincian kelompok umur, kasus positif covid di Sumut didominasi warga usia produktif.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Jumlah pasien positif Covid-19 di wilayah Sumatera Utara masih menunjukkan tren peningkatan.
Berdasarkan rincian kelompok umur, kasus positif covid di Sumut didominasi warga usia produktif.
Mengutip data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Nasional, Jumat (19/6/2020) sore, warga usia produktif rentang umur 31-45 tahun merupakan yang tertinggi mengidap Covid-19 di Sumut.
Tercatat persentase jumlah pasien positif pada rentang usia 31-45 tahun mencapai sekitar 29 persen dari total jumlah kasus positif covid-19.
Kemudian pasien positif tertinggi kedua di Sumut didominasi usia tua dari rentang umur 46-59 tahun yang berjumlah sekitar 27,7 persen.
Disusul rentang usia 18-30 tahun sekitar 21,1 persen, usia 60 tahun ke atas sekitar 15,6 persen, usia 6-17 tahun sekitar 4,7 persen dan rentang usia 0-5 tahun sekitar 1,8 persen.
• Kejar Selingkuhan Ayahnya, Gadis 19 Tahun Bergelantung di Kap Depan Sedan, Kronologi dan Videonya
• Tak Terima Dituduh Curi Kerbau Lewat Facebook, Kader PDIP Laporkan Ketua DPRD Taput ke Polres
• Nasib Oknum ASN yang Minta Rp 100 Ribu Untuk Urus KTP, Kabarnya Diganjar Sanksi Berat
Sementara itu, untuk persentase angka korban meninggal saat ini masih didominasi oleh penderita covid-19 positif usia lansia 60 tahun ke atas dengan jumlah sekitar 42,4 persen dari total pasien meninggal.
Tertinggi kedua berada pada rentang usia 46-59 tahun dengan persentasi meninggal sekitar 37,9 persen.
Kemudian persentase rentang usia 31-45 tahun sekitar 10,6 persen, usia 18-30 tahun sekitar 6,1 persen, serta rentang usia 0-5 dan 6-17 tahun masing-masing 1,5 persen.
Adapun Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan menginformasikan penambahan 31 kasus positif baru di Sumut pada hari Jumat (19/6/2020).
"Update yang berhasil direkap GTPP covid-19 Sumut hari Jumat 19 Juni, jumlah ODP 899 kasus, PDP 177 kasus, penderita covid-19 positif bertambah menjadi 1024 kasus, sedangkan meninggal dunia tetap seperti hari kemarin 67 orang, dan pasien sembuh meningkat menjadi 249 orang," ujarnya Jumat sore.
Dr Whiko juga mengatakan Pendeteksian penderita covid-19 di wilayah Sumut merupakan hal penting yang harus dilakukan dalam penanggulangan wabah virus corona.
Karena itu penderita covid yang saat ini masih berada di tengah-tengah masyarakat harus dideteksi dan didiagnosis walaupun penderita tersebut tanpa gejala ataupun tanpa keluhan.
"Untuk hal ini GTPP Sumut telah berkoordinasi dengan lab PCR milik pemerintah maupun swasta yang saat ini melakukan swab semakin gencar dan luas cakupannya. Mereka (pasien positif) wajib dipisahkan dan melaksanakan isolasi dari aktivitas sehari-hari di masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran covid sampai yang bersangkutan dinyatakan sembuh," kata Whiko.
• PAKAI BULU PERINDU, Pemilik Angkringan Sodomi 7 Anak di Bawah Umur, Alasan Buang Aura Negatif
Sebaran Covid-19 di Sumut
Whiko memaparkan, dari 31 kasus covid-19 baru yang bertambah dalam sehari di Sumut, kota Medan menjadi penyumbang terbanyak pasien positif baru.
Tercatat per hari Jumat ada tambahan sebanyak 17 pasien baru yang dinyatakan terkonfirmasi positif dari Kota Medan.
"Penambahan covid-19 positif didapatkan pada kota Medan sebanyak 17 orang, Pematangsiantar 1 orang, Deliserdang 4 orang, Kabupaten Simalungun 4 orang, Batubara 1 orang, Gunung Sitoli 1 orang, dan domisili yang tidak diketahui 3 orang," kata Whiko.
Lebih lanjut Whiko menambahkan, dengan penambahan itu maka total pasien terkonfirmasi positif kini mencapai 1.024 orang.
Sedangkan untuk angka korban jiwa meninggal tidak ada pertambahan dalam kurun waktu 24 jam.
"ODP 899 orang, meninggal tetap 67 orang, dan pasien sembuh 249 orang," pungkasnya.
Dr Whiko menambahkan, GTPP covid-19 Sumut turut mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih pada instansi maupun masyarakat serta pelaku usaha yang telah menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19.
Menurut dia, peran serta semua pihak telah memberikan kontribusi yang besar dalam mengendalikan dan memutus rantai penularan covid di Sumut.
"Dengan menjalankan protokola kesehatan tidak saja menjaga diri kita tetapi juga menjaga dan melindungi keselamatan keluarga kita di rumah dari covid-19. Marilah kita sama-sama berjuang memutus mata rantai covid-19 untuk menjaga warha Sumut yang sehat tetap sehat tanpa corona," ujarnya.
• Biasa Pamer, Hotman Paris Kini Ciut Lihat Kekayaan Konglomerat Pemilik Kapal: Berlianku Tak Berani
Penambahan 1.041 Kasus Se-Indonesia
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona hingga saat ini.
Hal ini menyebabkan jumlah pasien dan kasus Covid-19 masih terus bertambah hingga Jumat (19/6/2020) ini.
Berdasarkan data pemerintah yang masuk hingga Jumat pukul 12.00 WIB, ada 1.041 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan itu menyebabkan total ada 43.803 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.
Informasi terbaru terkait kasus Covid-19 ini disampaikan Achmad Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB pada Jumat sore.
"Kami dapatkan konfirmasi positif sebanyak 1.041 orang, sehingga akumulasinya 43.803 orang," ujar Yurianto.
Jumlah kasus baru itu didapatkan dari pemeriksaan 20.717 spesimen dalam sehari.
Adapun, akumulasi spesimen yang telah diperiksa kini ada 601.239 dari 366.581 orang yang diambil sampelnya.
Satu orang bisa diambil spesimennya lebih dari satu kali.
Dalam periode 18-19 Juni 2020, diketahui ada lima provinsi dengan penambahan harian Covid-19 tinggi.
Penambahan kasus tertinggi ada di Sulawesi Selatan dengan 207 kasus baru.
Berikutnya, ada DKI Jakarta dengan 141 kasus baru. Kemudian, Jawa Timur dengan 140 kasus baru, Sumatera Selatan dengan 84 kasus baru, dan Bali dengan 81 kasus baru.
Data yang sama memperlihatkan bahwa ada penambahan 551 pasien yang sembuh setelah terpapar Covid-19.
Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan dengan metode PCR memperlihatkan hasil negatif virus corona.
Dengan demikian, hingga saat ini total ada 17.349 pasien Covid-19 yang dianggap sembuh.
Namun, masih ada kabar duka dengan masih adanya angka kematian pasien Covid-19.
Ada 34 pasien Covid-19 yang meninggal setelah mereka sempat dinyatakan positif virus corona.
"Sehingga totalnya ada 2.373 orang," ujar Yurianto.
(Can/Tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-pemprov-sumut-mayor-kes-dr-whiko-irwan.jpg)