Update Covid19 Sumut 19 Juni 2020
Gubernur Edy Terang-terangan, Jangan Berlakukan New Normal, Susah Atur Warga Berbelanja di Pasar
Msyarakat berbelanja secara berdempetan, bisa tidak mereka diatur, kalau tidak bisa, jangan berlakukan new normal
Penulis: Satia | Editor: Salomo Tarigan
BAHAYA! Tingkat Penularan Covid-19 Pada Anak di Sumut 3,6 %
Jumlah pasien anak-anak penderita Covid-19 di Sumatera Utara menjadi salah satu pemasok tertinggi.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut dr Aris Yudhariansyah menyebutkan bahwa ada 35 kasus anak-anak penderita Covid19.
"Tingkat penularan pada anak-anak di Indonesia terbilang cukup tinggi hingga 18 Juni 2020 total kasus anak di Provinsi Sumut mencapai 3,6 persen dari jumlah kasus yang telah dilaporkan," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun, Jumat (19/6/2020).
Gugus Tugas meminta agar para orangtua tetap waspada untuk menjaga anak-anaknya dan setiap anak harus menggunakan masker dan selalu mencuci tangan.
Aris membeberkan agar orangtua melihat tanda-tanda yang terjadi pada anak-anaknya apabila memiliki gejala seperti ini.
"Sehingga harus membuat orangtua tetap waspada. Gejala pada anak yang terinfeksi corona, ada kondisi anak yang meradang seperti jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata hingga organ pencernaan," tuturnya.
Serta, Aris menjelaskan tanda-tanda infeksi seperti demam, diare hingga munculnya ruam.
"Tanda-tanda infeksi virus corona pada anak adalah demam, sakit perut, diare, muntah sakit leher, muncul ruam dan mata merah, serta rasa lelah," tutur Aris.
"Dalam kasus yang parah anak-anak Bisa memunculkan tanda-tanda kegawatdaruratan seperti sesak nafas atau sakit perut yang parah, bibir serta wajah yang kebiru-biruan," tambahnya.
Ia menegaskan agar para orangtua segera membawa para anaknya ke rumah sakit dengan segera apabila melihat tanda-tanda tersebut.
Karena dapat menyebabkan hal yang berbahaya hingga menyebabkan kematian.
"Jika muncul segera bawa si kecil ke rumah sakit. Anak-anak yang terinfeksi tanda-tanda di atas bisa berujung komplikasi serius hingga kematian," tuturnya.
Namun, Aris menegaskan apabila anak tersebut cepat ditangani secara medis, maka dapat disembuhkan.
"Namun, sebagian anak-anak bisa sembuh dengan dirawat secara medis jika gejalanya ditemukan sejak awal. Anak-anak tetap dapat bekerja di luar ruangan. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," pungkasnya.
Data terakhir, Pasien Positif Covid19 di Sumut hingga Kamis (18/6/2020) berjumlah 993 kasus, 233 berhasil sembuh dan 67 orang meninggal dunia.
(Wen/vic/Tri bun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sekolah-pandemi-1.jpg)