Update Covid19 Sumut 11 Juni 2020

Korban Meninggal Covid-19 di Sumut Duduki Peringkat 8 Besar Nasional

Data Kemenkes hingga Kamis (11/6/2020) siang, angka kematian akibat covid-19 di Sumut merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Petugas menunjukkan sampel saat tes diagnostik cepat COVID-19 (Rapid Test) secara 'drive thru' di halaman Rumah Sakit USU, Medan, Sumatera Utara, Selasa (9/6/2020). Tes diagnostik cepat secara gratis yang digelar pihak Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Angka korban meninggal akibat terjangkit corona virus disease 2019 (covid-19) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih menunjukkan tren peningkatan.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga Kamis (11/6/2020) siang, angka kematian akibat covid-19 di Sumut merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia.

Dari 34 Provinsi yang ada saat ini, Sumatera Utara menduduki peringkat 8 besar nasional dengan jumlah korban jiwa meninggal akibat covid sebanyak 54 orang.

Dari data Kemenkes RI, hingga Kamis (11/6/2020) siang, tercatat angka kematian tertinggi akibat covid-19 tingkat nasional secara kumulatif masih ditempati Provinsi DKI Jakarta dengan 535 korban jiwa.

Posisi kedua ditempati Jawa Timur (Jatim) dengan 530 korban meninggal.

Kemudian Jawa Barat (Jabar) di peringkat ketiga dengan jumlah korban meninggal 161 orang.

Sementara itu, Peringkat keempat ditempati Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan korban meninggal 108 jiwa.

Peringkat kelima diduduki Jawa Tengah (Jateng) dengan 103 korban meninggal.

Kemudian, Peringkat keenam diduduki Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan 98 korban meninggal. Posisi ketujuh ditempati provinsi Banten dengan jumlah korban meninggal 73 orang.

Sedangkan peringkat kedelapan ditempati Sumut dengan 54 korban jiwa meninggal.

VONIS DZULMI ELDIN- Terbukti Bersalah, Wali Kota Medan Nonaktif Dzulmi Eldin Divonis 6 Tahun Penjara

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan sebelumnya menginformasikan, jumlah korban jiwa meninggal di Sumut masih menunjukkan pertambahan.

Whiko mengatakan korban meninggal sudah menembus angka 54 orang. Jumlah tersebut bertambah satu orang dari sebelumnya 53.

"Penderita covid positif bertambah 16 kasus menjadi 635 dengan metode PCR, PDP 143 orang, ODP 412 orang, meninggal 54 orang, dan pasien sembuh 192 orang," ujarnya, Rabu (10/6/2020) petang.

Mayor Whiko mengatakan perkembangan data setiap harinya yang masih menunjukkan tren peningkatan memberikan gambaran bagi kita semua bahwa upaya melindungi diri masih belum berjalan dengan baik.

Masih terlihat banyak warga masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan menghindari keramaian.

Dari kondisi tersebut, GTPP Sumut terus mengimbau agar warga bisa disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, dan wajib memakai masker jika harus keluar rumah.

Hal Ini perlu tetap dilakukan karena sampai saat ini belum ada tren penurunan dan masih ditemukannya penderita baru di Sumatra Utara.

"Oleh karena itu kami mengingatkan dah harus kita laksanakan selalu menggunakan masker di manapun kita berada, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak dalam berinteraksi, serta menghindari kerumunan," kata Whiko.

Oknum ASN Kecamatan Batangkuis Yang Viral Minta Rp 100 Ribu Untuk Urus KTP Belum Masuk Kantor

Data Nasional

Sementara itu, penularan kasus virus corona yang masih terjadi di masyarakat menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia semakin bertambah hingga hari ini, Kamis (11/6/2020).

Berdasarkan data pemerintah hingga Kamis ini pukul 12.00 WIB, terdapat 979 kasus baru Covid-19 yang terjadi dalam 24 jam terakhir.

Hal ini menyebabkan secara akumulatif ada 35.295 kasus Covid-19 di Indonesia.

Jumlah itu dihitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Pembaruan data kasus Covid-19 ini disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers pada Kamis sore.

"Kita mendapatkan data konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 979. Sehingga total akumulasi positif sebanyak 35.295," ujar Yurianto.

Data yang sama juga memperlihatkan bahwa ada penambahan 507 pasien Covid-19 yang sudah dianggap sembuh.

Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali tes dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Dengan demikian, ada 12.636 pasien Covid-19 yang sudah sembuh, setelah sebelumnya mereka dinyatakan positif virus corona.

Namun, ada kabar duka dengan diumumkannya ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Ada 41 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam periode 10 - 11 Juni 2020.

Sehingga, total ada 2.000 pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia.

(Can/Tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved