Sosok Sartika Sinaga, YouTuber Lucu yang Terkenal dengan Ajakan Skrep Yutubeku Sartika Sinaga Canel
Para netizen merasa terhibur dengan video-video yang diunggah Sartika Sinaga di akun YouTubenya dan akun Facebooknya.
"Gaes maaf ya tadi live nya tiba2 mati hapeku heng gaes. Ini instagramku ikutin ya gaes. Terimakasih," tulis Sartika memberitahukan kenapa videonya livenya tiba-tiba terhenti.
Selain membuat terhibur, Sartika Sinaga juga membuat para warganet semakin manyukainya karena sikapnya yang begitu ramah.
Dia kerap menjawab pertanyaan dari warganet dengan ramah, sehingga para warganet memberikan dukungan kepada Sartika untuk terus membuat konten-konten lucu.
Melansir tri bunpontianak, Sartika lahir di Lubuk Pakam, 4 Januari 1989 silam.
Saat ditemui, tri bunpontianak, Sabtu (6/6/2020), Sartika tampak berbincang dengan ceria dengan teman-temannya sesama pedagang sayur di Pasar Tradisional Nipah Kuning, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Menemui Sartika Sinaga tidaklah sulit, ketika Jurnalis Tribun tiba di pasar tersebut, dengan menunjukan sekilas fotonya, para pedagang langsung mengenalinya dan menunjukan lapak dagangannya.
Kesehariannya yang bersahaja dan ceria, membuat wanita bernama asli Sartika Ayu Kelana Sinaga itu terkenal di seluruh pasar.
Terlebih dengan hobbinya mengupload video di Chanel YouTube dan Facebooknya membuatnya mudah diingat oleh pedagang di pasar.
Sartika Sinaga sendiri baru setahun belakangan tinggal di Kota Pontianak bersama kedua orang tuanya, dan baru 4 bulan berjualan di Pasar Nipah Kuning.
Kepada Tribun Pontianak, Sartika Sinaga mengaku tak menyangka bahwa banyak orang yang menyukai video-video yang dibuatnya.
Padahal sebelumnya ia hanya sekedar iseng dan untuk menghibur diri saja mengabadikan berbagai aktivitas kesehariannya itu.
“Ini kayak mimpilah kurasakan, gak nyangka aku kalau banyak yang suka,’’ ujarnya yang baru setahun terahir tinggal di Kota Pontianak.
“Buat baru 2 bulan kemarin, buat Chanel YouTube ini cuman buat nenangkan fikiran awalnya, buat lucu-lucuan aja, dan isinya ya tentang cerita saya di pasar sama nyanyi-nyanyi aja,’’ tambahnya.
Terkait lagu-lagu berbahasa batak yang kerab dinyanyikannya, ia mengaku tak ada alasan khusus akan hal itu, kerena hanya lagu-lagu itulah yang ia banyak hafal.
“Karena banyakan itu yang diingat, itupun hanya setengah-setengah,’’ katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sartika-sinaga.jpg)