Update Covid19 Sumut 3 Juni 2020

Kasus Positif Covid-19 Kota Medan Melonjak Drastis, Bertambah 22 Jadi 288 Orang, Korban Meninggal 25

Angka pasien positif Covid-19 di wilayah Kota Medan mengalami lonjakan drastis dalam 24 jam terakhir.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
DOK. Humas Pemkot Medan
Pemerintah Kota (Pemkot) Medan kembali menurunkan Tim Pemantauan dan Asmara Subuh untuk melakukan kegiatan pemantauan dan pencegahan di Jalan Ring Road Gagak Hitam Medan, Minggu (17/5/2020) usai shalat subuh. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Angka pasien positif Covid-19 di wilayah Kota Medan mengalami lonjakan drastis dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) covid-19 Pemko Medan yang dikeluarkan Rabu (3/6/2020) petang, ada peningkatan sebanyak 22 kasus baru pasien positif Covid-19.

Dengan penambahan itu, total saat ini pasien terkonfirmasi positif berjumlah 288 dari sebelumnya 266 orang.

Selain peningkatan jumlah pasien positif, angka kesembuhan juga bertambah menjadi total 113 orang.

Sedangkan, untuk jumlah korban meninggal akibat positif covid-19 mencapai 25 orang, dan sebanyak 150 pasien covid tengah dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dirawat tercatat ada 92 orang.

Kemudian PDP meninggal sebanyak 65 orang dan warga berstatus PDP yang sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing tercatat berjumlah 627 orang.

Lebih lanjut, untuk total jumlah orang berstatus dalam pemantauan (ODP) saat ini tercatat sebanyak 1198 dengan rincian 1183 selesai dipantau dan 15 orang sedang dalam pemantauan.

Sedangkan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masuk dalam pantauan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 kota Medan kini sebanyak 321 orang, dan 64 Orang Pelaku Perjalanan (PP) yang dipantau.

Adapun sebagai salah satu langkah mencegah penularan, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution sebelumnya menekankan agar seluruh warga yang melakukan aktifitas di wilayah Kota Medan agar wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah dan protokol kesehatan lainnya.

Apalagi organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) juga telah mengeluarkan anjuran kepada seluruh masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini tengah mewabah.

"Seluruh warga yang berada di Kota Medan diwajibkan untuk menggunakan masker. Upaya ini dilakukan untuk mencegah diri agar tidak tertular atau mungkin menularkan virus ke orang lain,” kata Akhyar.

Sebagai tindakan di lapangan, Pemko Medan telah melakukan beberapa kali razia masker di beberapa titik keramaian di kota Medan. Razia tersebut melibatkan sejumlah pihak seperti kecamatan, kelurahan, kepolisian, dan TNI.

"Masker hari ini tidak lagi menjadi barang langka, Pemko Medan juga telah menyalurkan masker bagi masyarakat, jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak menggunakan masker," katanya.

Covid-19 di Sumut

Sementara itu, pasien Covid-19 di Sumatera Utara kembali meningkat tajam sebanyak 26 kasus baru dalam satu hari terakhir.

Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan hingga Rabu (3/6/2020) pukul 16.00 WIB, total pasien positif Covid19 berjumlah 444 orang.

"Update data COVID-19 hingga 3 Juni 2020 di Provinsi Sumatera Utara, penderita positif metode PCR kembali meningkat tajam sejumlah 444 orang," tuturnya saat dikonfirmasi.

Kabar baik juga terjadi dimana terdapat 9 pasien berhasil sembuh dari virus corona.

Sementara pasien meninggal akibat virus corona juga bertambah 2 orang menjadi 43 Orang.

"Pasien Sembuh dari Covid-19 berjumlah 159 orang, bertambah 9 orang dari hari sebelumnya 150 yang berhasil sembuh," tegas Whiko.

Sementara, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami penambahan berjumlah 8 orang.

"Pasien PDP sejumlah 152 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 534 orang," jelas Whiko

Whiko menegaskan bahwa Penambahan pasien terpapar virus corona masih terus terjadi di Sumut, untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.

"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala," jelas whiko

"Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus, oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," ujarnya.

Sosok Bripka MAP yang Bunuh Diri, Orang Baru di Polsek Rambutan

Lerai Pasutri Cekcok, Polisi di Toba Disabet Parang

Data di Indonesia

Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan adanya penambahan jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia pada Rabu (3/6/2020).

Dalam 24 jam terakhir sejak Selasa (2/6/2020), pasien Covid-19 bertambah 684 kasus.

Dengan demikian, total pasien positif hingga Rabu pukul 12.00 WIB mencapai 28.233 kasus.

"Kita mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 684, sehingga total menjadi 28.233," kata Yuri dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Rabu sore.

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 471 orang.

Total pasien sembuh sampai saat ini menjadi 8.406 orang.

Pemeritah juga mengumumkan kasus kematian bertambah 35, sehingga pasien Covid-19 meninggal dunia yaitu 1.698 orang.

Sementara itu, hingga Rabu ini, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 48.153 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 13.285.

Kasus Covid-19 dikatakan Yuri telah menyebar di 418 kabupaten/kota seluruh provinsi di Indonesia.

Istri Personel Polisi yang Bunuh Diri, Tak Sanggup Lihat Jenazah Sang Suami di RS Bhayangkara

(Can/Tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved