Data Covid-19 Kota Medan, Kasus Positif Sudah Tembus 198 Orang, Korban Meninggal 19 Jiwa
Angka kasus positif Covid-19 di Kota Medan yang merupakan salah satu wilayah zona merah di provinsi Sumatera Utara masih menunjukkan tren peningkatan.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Angka kasus positif Covid-19 di Kota Medan yang merupakan salah satu wilayah zona merah di provinsi Sumatera Utara masih menunjukkan tren peningkatan.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) covid-19 Pemko Medan, Senin (25/5/2020) sore, tercatat jumlah total pasien positif sudah menembus angka 198 orang.
Dari total 198 kasus positif covid tersebut, korban meninggal sudah mencapai 19 orang, bertambah 1 dari sebelumnya.
Sementara itu, tercatat sebanyak 115 pasien sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan 64 pasien positif dinyatakan berhasil sembuh.
Untuk total jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat sebanyak 629 orang dengan rincian sebanyak 58 PDP meninggal, 125 dirawat dan ada 446 sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing.
Lebih lanjut, untuk total jumlah orang dalam pemantauan (ODP) hingga saat ini tercatat sebanyak 1.177 dengan rincian 1.166 selesai dipantau dan 11 orang sedang dalam pemantauan.
Sedangkan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tengah dalam pantauan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan sebanyak 456 orang, dan 80 Orang Pelaku Perjalanan (PP) yang dipantau.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution sebelumnya sudah menekankan agar seluruh warga yang melakukan aktifitas di wilayah Kota Medan agar wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Sebab, World Health Organization (WHO) juga telah mengeluarkan anjuran kepada seluruh masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini tengah mewabah.
"Seluruh warga yang berada di Kota Medan diwajibkan untuk menggunakan masker. Upaya ini dilakukan untuk mencegah diri agar tidak tertular atau mungkin menularkan virus ke orang lain,” kata Akhyar.
Selain itu, Akhyar juga mengatakan perkembangan virus corona saat ini juga sudah memasuki masa puncak secara nasional. Dikatakannya, kondisi di Kota Medan saat ini penyebaran virus sudah masuk pada tahap community transmision yakni penyebaran antar komunitas di masyarakat.
Karena itu, physical distancing sangat penting untuk menghindari penyebaran ini. "Masker hari ini tidak lagi menjadi barang langka, Pemko Medan juga telah menyalurkan masker bagi masyarakat, jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak menggunakan masker," katanya.
Data Covid-19 di Sumut
Di Sumatera Utara (Sumut) pasien positif Covid-19 bertambah sebanyak 4 orang dari data kemarin, Minggu (24/5/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/akhyar-nasution-bicara-covid.jpg)