Dampak Pandemi Corona, Atlet Angkat Berat Teguh Maaf-maafan Lewat Video Call
Teguh mengatakan yang paling diinginkan saat Lebaran adalah silaturahmi bagi sanak saudara dan kedua orangtua.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pandemi Corona membuat silaturrahmi di hari Raya Idul Fitri 1441 H menjadi agak terkendala.
Hal ini juga dirasakan atlet angkat berat Sumut, Teguh Iman Santoso.
"Kebetulan keluarga kita di Medan semua. Jadi yang paling tidak tetap bisa berkumpul dan tetap memakai masker serta jaga jarak," kata Teguh Iman Santoso, pekan lalu.
Ia mengatakan dirinya juga sudah diberitahukan bahwa pada 22 sampai 25 Mei KONI Sumut sudah memberikan informasi ada libur lebaran.
"Saya sudah diberitahu sama pelatih bahwa ada libur tiga hari selama Lebaran," ujarnya.
Ia menyatakan cuma keluarga istri yang ada di Perbaungan, Sergai.
Jadi dirinya tidak pergi ke sana karena ada larangan untuk mudik yang diinfokan pemerintah.
"Paling cuma kumpul keluarga sajalah yang mereka di Medan. Kalau di tempat istri, seperti nya kami tidak ke sana karena Corona," katanya.
• Penghapusan Uang Transportasi, Begini Respons Atlet Angkat Berat
Ia mengaku biasanya saat di hari terakhir Ramadan, dirinya dan istri langsung prepare untuk mudik ke Perbaungan.
"Kumpul keluarga di sana. Dan bisa menikmati malam takbiran di jalan bareng keluarga," ujarnya.
Ia menyatakan karena pandemi Corona ini sangat terasa bedanya.
"Silaturrahmi pun agak terkendala karena Covid-19 ini," katanya.
Teguh mengatakan yang paling diinginkan saat Lebaran adalah silaturahmi bagi sanak saudara dan kedua orangtua.
Tapi, hal itu tidak akan terjadi karena pandemi.
"Makanya Lebaran tahun ini sepertinya cuma video call sama mertua di Perbaungan," ujarnya.
Dikatakan Teguh, dirinya akan video call dengan mertua setelah salat idul Fitri. "Jadi, maaf-maafannya dari video call saja," katanya.(akb/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/angkat-berat-teguh.jpg)