Update Covid19 Sumut 20 Mei 2020
TERBARU, 75 Karyawan Brastagi Supermarket Rapid Test Lanjutan, 3 Orang Reaktif Covid-19
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan kembali melakukan rapid test terhadap sejumlah karyawan Brastagi Supermarket, Rabu (20/5/2020).
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan kembali melakukan rapid test terhadap sejumlah karyawan Brastagi Supermarket, Rabu (20/5/2020).
Total ada 75 karyawan yang menjalani pemeriksaan rapid test hari ini.
Ini merupakan rapid test lanjutan di mana sebelumnya pada Selasa (19/5/2020) ada 108 karyawan yang diperiksa rapid test dan hasilnya 14 orang reaktif.
Kabag Humas Setda Kota Medan, Arrahman Pane menerangkan bahwa dari 75 karyawan ada 3 orang yang reaktif.
"Rapid tes 75 orang dan reaktif sebanyak 3 orang," tuturnya kepada Tri bun-Medan.com melalui telepon selular.
Dengan hasil terbaru itu, maka total ada 17 karyawan Brastagi Supermarket yang reaktif dari hasil rapid test yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Medan.
Sementara, Kuasa Hukum Brastagi Supermarket, Sarma Hutajulu menyebutkan bahwa dengan penambahan 75 karyawan ini maka sudah semua karyawan pusat perbelanjaan itu diperiksa rapid test.
"Hari ini ada 75 karyawan yang dirapid test, itu semua sudah seluruh karyawan. Tapi kita belum terima hasilnya, itu dari gugus tugas," tuturnya.
• Kisah Pilu Mawar (14), Kenal Cowok di FB, Pertemuan Pertama Langsung Diperkosa di Gubuk Kebun Jagung
• Aksi Perampokan Sudah Direncanakan, Para Pelaku Pembunuhan di Bengkel Mobil Terancam Hukuman Mati
• Bunga (18) Menjerit Saat Melahirkan di Kamar Mandi, Ternyata Selama Ini Dirudapaksa Ayah Tiri
Sebelumnya, pihak Brastagi Supermarket mengklaim sudah melakukan rapid test ulang terhadap 14 karyawan yang reaktif Covid-19 pascapemeriksaan Selasa siang.
Pemeriksaan rapis test ulang itu dilaksanakan di RS Royal Prima, Selasa (19/5/2020) malam.
Sarma Hutajulu menyebutkan bahwa rapid test ulang tersebut sebagai pembanding agar para karyawan tidak gelisah berlebihan.
"Jadi ada permohonan dari 14 karyawan yang dinyatakan reaktif agar dilakukan rapid test ulang, sebagai second opinion ya sebagai pembanding.
Terus dikomunikasikan kepada pihak manajemen dan akhirnya disetujui lakukan rapid test ulang di RS Royal Prima pada malam hari," ungkapnya kepada Tribun, Rabu (20/5/2020).
Menurut dia, berdasarkan hasil rapid test di RS Royal Prima, 14 karyawan tersebut hasilnya berubah menjadi negatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/19052020_rapid_test_danil_siregar-3.jpg)