Fakta Baru Pembunuhan Elvina

Jeffry Kenakan Sebo dan Diborgol Saat Prarekonstruksi Pembunuhan Elvina di Percut, INI FOTO-FOTONYA

Prarekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan wanita muda bernama Elvina (21), telah selesai dilakukan polisi di Komplek Cemara Asri.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
HO
Jeffry memakai sebo saat proses prarekonstruksi kasus pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Percutseituan, Kamis (7/5/2020) sore. 

Selain itu, Michael ditemukan pingsan di lokasi kejadian. Ia menenggak cairan antinyamuk.

Belakangan diketahui bahwa surat cinta dan pingsannya Michael ternyata merupakan intrik pelaku utama pembunuhan untuk menutupi jejaknya.

MICHAEL memerankan adegan dalam prarekonstruksi pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Medan, Kamis (7/5/2020).
MICHAEL memerankan adegan dalam prarekonstruksi pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Medan, Kamis (7/5/2020). (TRIBUN MEDAN/MAURITS)

Dalam hitungan satu hari, polisi akhirnya berhasil menguak misteri kasus tersebut.

Berbagai fakta baru, termasuk jejak pelaku utama pembunuhan terendus setelah polisi melakukan prarekonstruksi.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, ketika dihubungi Kompas.com via aplikasi percakapan WhatsApp pada Kamis (7/5/2020) malam, menjelaskan pelaku pembunuhan bukanlah Michael, melainkan Jeffry.

"Pelaku utamanya Jef," kata Ronny.

Ronny mengatakan, dalam kasus ini pelaku utama justru adalah Jeffry dan dibuat seolah-olah M yang membunuh dan minum cairan antinyamuk.

Dikatakan Ronny, korban Elvina adalah mantan pacar Michael.

Menurutnya, Michael tidak dipaksa untuk meminum cairan antiunyamuk.

"Memang M yang minum, sebelumnya tulis surat cinta seakan-akan dia yang membunuh dan kemudian minum obat nyamuk," ujar AKBP Ronny.

"M mau mengakui membunuh, karena diminta tolong oleh Jef supaya dia yang mengakui," imbuhnya.

Kasatreskrim menambahkan, dalam kasus pembunuhan ini diduga ada andil ibunya Jeffry.

Ibu Jeffry diduga sebagai sosok yang membujuk Michael supaya bersedia pasang badan mengaku sebagai pembunuh Elvina.

Dia menambahkan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing.

"Karena setelah kejadian ibunya Jef datang dan ketahui kalau Jef yang bunuh, sekaligus ibunya Jef yang membujuk agar M yang mengaku membunuh tanpa libatkan anaknya," katanya.

Prarekonstruksi kasus pembunuhan Elvina di Komplek Cemara Asri, Percutseituan, Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (7/5/2020).
Prarekonstruksi kasus pembunuhan Elvina di Komplek Cemara Asri, Percutseituan, Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (7/5/2020). (Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved