Kecelakaan Kerja di Tanjung Morawa

2 Karyawan Perusahan PT Kedaung Medan Tewas, Tangis Keluarga Pecah di RS Grand Med Lubukpakam

Isak tangis keluarga karyawan PT Kedaung Medan pecah begitu sampai di rumah sakit Grand Med Lubukpakam

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN MEDAN/Indra Gunawan
2 Jasad korban kecelakaan kerja dibawa pihak keluarga dari rumah sakit ke rumah duka Kamis, (16/4/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com- Isak tangis keluarga karyawan PT Kedaung Medan pecah begitu sampai di rumah sakit Grand Med Lubukpakam Kabupaten Deliserdang Kamis, (16/4/2020).

Saat tiba di rumah sakit, keluarga sudah mendapatkan kabar bahwa dua orang pekerja itu sudah meninggal dunia.

Keduanya yakni Supriono warga Desa Buntu Bedimbar dan Sukarman warga Desa Bangun Rejo.

Anak Supriono, Mira dan Ifan tampak begitu sedih saat itu.

Bahkan Mira yang merupakan anak pertama korban tampak menangis tersedu-sedu.

" Tadi aku sedang kerja sebenarnya terus dikabarin sama kawan.

Dibilang bapak meninggal.

Bapakku itu kepala operator,"ucap Mira

Mira merupakan anak pertama korban sedangkan Ifan anak kedua.

Saat itu Ifan tampak lebih tabah dari pada Mira.

Disebut kalau korban meninggalkan tiga orang anak dan satu orang istri.

" Terkejut kali tadi, aku dapat kabarnya dari adik mamak.

Dia tadi bilang kalau bapak mu ketimpa mesin oli. Pastinya ketimpa apa kurang tahu cuma dibilang sama kami tadi gitu," kata Ifan.

Ia menyebut begitu mendapat kabar bapaknya sudah di rumah sakit ia pun langsung bergegas berangkat.

Pada saat mendapat kabar ia sedang berada di rumah neneknya.

" Sempat pulang dulu tadi lari. Baru selanjutnya ke sini memastikan bagaimana kondisi bapak,"kata Ifan.

(dra/tri bun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved