PSMS Medan

Legimin Rahardjo Kecewa jika Kompetisi Liga 2 Dihentikan: Materi PSMS Musim Ini Lagi Bagus

Legimin Rahardjo sedikit waswas dengan situasi kompetisi Liga Indonesia yang belum juga menunjukkan tanda-tanda bergulir.

dok/Tribun Medan/Ilham Fazrir Harahap
Legimin Raharjo 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemain senior PSMS Medan, Legimin Rahardjo sedikit waswas dengan situasi kompetisi Liga Indonesia yang belum juga menunjukkan tanda-tanda bergulir.

Semenjak kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihentikan sementara hingga 29 Mei, persiapan tim jadi mengalami kendala. Semua klub terpaksa diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Bahkan kompetisi musim ini terancam dihentikan jika hingga Bulan Juni nanti belum berakhir akibat wabah Virus Corona di Indonesia.

Legimin pun mengaku kecewa jika nantinya kompetisi dihentikan musim ini.

Pemain PSMS Medan Legimin Raharjo
Pemain PSMS Medan Legimin Raharjo (dok/TRI BUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Seorang Lansia Positif Covid-19 asal Taput Dilarikan RS Pirngadi Medan Malam Hari

"Yang pasti kita sebagai pemain kecewa kalau kompetisi ini sampai dihentikan. Ya gimana yah? Soalnya musim ini kita persiapannya lagi bagus-bagusnya. Terus materi pemain juga bagus-bagus, target kita mau ke Liga 1 musim depan itu sangat besar," ujar Legimin kepada Tri bun Medan.com saat dihubungi, Rabu (15/4/2020).

Menurut Legimin, kompetisi Liga 2 yang mereka jalani saat ini sudah sangat matang persiapannya.

BREAKING NEWS: Pasien Positif COVID-19 di Sumut Tembus Angka 100, Tersebar di 10 Kota/Kabupaten

Pada laga perdana kemarin juga sudah mengawali laga dengan meraih poin penuh atas AA Tiga Naga.

Apalagi musim ini regulasi untuk menuju promosi ke Liga 1 cukup sengit.

Tim yang menjadi juara Grup pada setiap wilayah dipastikan melangkah ke keatas tertinggi.

Kemudian posisi runner up pada setiap wilayah berhak menjalani babak play-off.

PSSI Berencana Gelar Turnamen jika Kompetisi Dihentikan Total, PSMS Medan Masih Ngotot . . .

Ayah dua anak ini sangat menyayangkan jika akhirnya kompetisi sampai dihentikan. Ia dan rekan-rekannya hanya bisa pasrah dan banyak berdoa agar Pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Kita juga enggak bisa maksa main pada situasi seperti ini. Sayang lah kalau dihentikan. Mau berbuat bagaimana lagi. Biarlah Corona ini hilang dulu buat kebaikan semua. Mudah-mudahan cepet hilang dan kompetisi bisa dimulai lagi," bebernya.

(lam/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved