Cewek ABG Kejang-kejang usai Pesta Miras, Gegerkan Warga di Stasiun Kira Corona, Petugas Medis Turun
Informasi itu langsung ditangani bahwa ada seorang perempuan muda berumur 17 tahun mengalami kejang-kejang di stasiun.
- Petugas medis dapat informasi wanita remaja alami kejang-kejang
- Langsung turun ke lokasi di stasius
- Terlihat kejang-kejang terduduk di bangku penunggu
- Warga tak ada yang berani mendekat sebab khawatir corona
TRI BUN-MEDAN.com - Petugas medis berpakaian lengkap alat pelindung diri (APD) atau baju hazmat sudah keburu diturunkan.
Informasi itu langsung ditangani bahwa ada seorang perempuan muda berumur 17 tahun mengalami kejang-kejang di stasiun.
Ia diduga terserang corona atau Covid-19.
• Pemkab Deliserdang Siap Sambut Kedatangan 120 TKI, Ditempatkan di Gedung Cadika Baru
Warga di sekitar stasiun tak satu pun berani mendekat memberikan pertolongan.
Khawatir wanita remaja itu memang benar-benar terserang Covid-19.
• Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh 222 Orang, Bertambah 218 Kasus Baru, 240 Orang Meninggal
Ternyata kekhawatiran itu tak seperti yang dibayangkan.
Perempuan remaja inisal SL itu ternyata mengalami kejang-kejang bukan karena corona.
• Begini Tanggapan Kadis Sosial Soal Warga Penerima Bantuan Diminta Berfoto dengan Tulisan
Suasana Terminal Gayatri Kabupaten Tulungagung mencekam setelah ada cewek ABG yang kejang-kejang, Rabu (8/4/2020) dini hari pukul 00.25 WIB.
Cewek ABG berinisial SL yang berusia 17 tahun itu tak hanya kejang-kejang, ia juga terlihat muntah-muntah.
• Mulai 12 April Penumpang Kereta Api wajib Pakai, jika Melanggar Tak Boleh Naik KA
Peristiwa ini pun membuat pengunjung terminal terlihat panik.
Kronologinya, SL yang tergeletak di bangku ruang tunggu penumpang, tiba-tiba kejang dan muntah-muntah.
Melihat kondisi SL, sontak orang-orang yang ada di terminal justru menjauh ketakutan.
• Kondom Bekas Pakai Berserak di Taman, Satpol PP Ucap Milik Waria: Bukan Laki-laki atau Perempuan
Mereka khawatir SL mengalami sakit karena terinfeksi virus corona atau Covid-19 yang sedang merebak.
Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna
• Kondom Bekas Pakai Berserak di Taman, Satpol PP Ucap Milik Waria: Bukan Laki-laki atau Perempuan
Pandia melalui Paur Humas, Ipda Anwari, SL datang bersama seorang laki-laki pada pukul 23.00 WIB.
Tidak lama kemudian laki-laki berperawakan gemuk dan berambut ikal itu meninggalkan SL sendirian.
• GEGER, Panji Petualang Temukan Ular Berkepala 2 di Riau, Ditawar Kolektor dengan Harga Tinggi
“SL tertidur di kursi ruang tunggu terminal, sementara temannya seperti sengaja meninggalkannya,” terang Anwari.
Pukul 00.25 WIB, petugas terminal mendapati SL kejang-kejang di ruang tunggu, dan melapor ke Polsek Tulungagung yang hanya berjarak sekitar 100 meter.
Tak lama polisi datang dan memastikan kondisi SL dari kejauhan, kemudian memanggil petugas medis dari RSUD dr Iskak.
• GEGER, Panji Petualang Temukan Ular Berkepala 2 di Riau, Ditawar Kolektor dengan Harga Tinggi
Petugas medis yang datang untuk memberi pertolongan juga mengenakan alat pelindung diri (APD).
“Saat itu dia mengaku sedang mabuk berat karena baru saja mengonsumsi minuman keras jenis arak,” sambung Anwari.
SL kemudian dibawa ke RSUD dr Iskak untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
• Kondom Bekas Pakai Berserak di Taman, Satpol PP Ucap Milik Waria: Bukan Laki-laki atau Perempuan
Polisi kemudian memintai keterangan selama ia mendapat perawatan.
Kepada polisi SL mengaku baru saja menggelar pesta miras bersama dua teman ngamennya, Eko dan Gendut.
Minuman keras itu dibeli di dekat Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, karena di Tulungagung kesulitan mencari arak.
• Seorang Warga Karo Positif Covid 19, Pasien Sakit di Berastagi setelah Pulang dari Surabaya
SL mengaku berasal dari Kelurahan Kutoanyar, namun kos di wilayah Kelurahan Sembung.
“Dia dalam keadaan sadar, artinya tidak pingsan. Tapi kondisinya masih di bawah pengaruh minuman keras,” pungkas Anwari.
Ini bukan yang pertama SL membuat heboh.
Pada 19 Februari 2019 silam, pada pukul 19.00 WIB SL ditemukan megap-megap di sebuah pos kamling di dekat alun-alun Tulungagung.
• INI Jumlah WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, India Terbanyak Disusul Pakistan, Bertambah 16 Orang
Sejumlah temannya kabur dan meninggalkan SL sendirian.
Setelah diselidiki, SL dan kawan-kawannya baru saja mengonsumsi alkohol luka 70 persen yang dicampur minuman berenergi Kuku Bima warna ungu.
Saat itu SL sempat masuk ke red zone (zona kritis) IGD RSUD dr Iskak Tulungagung, dan nyawanya bisa diselamatkan.
(*)
Artikel ini sudah tayang di Surya Malang dengan judul : Cewek ABG Kejang-kejang dan Muntah di Terminal Tulungagung, Penumpang Cemas, Takut Terinfeksi Corona
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cewek-sl-17-kejang-dan-muntah-di-sekitar-terminal-gayatri-tulungagung.jpg)