Simak Cara Menggunakan ATM agar Kamu Terhindar dari Potensi Penularan Virus Corona
Lantas, bagaimana jika kita perlu menggunakan ATM untuk melakukan transaksi, termasuk mengambil uang tunai?
Jangan lupa membersihkan pegangan troli, lalu gunakan hand sanitizer lagi.
Saat berbelanja, hindari menggunakan ponsel untuk meminimalisasi virus yang dapat menempel.
Meskipun begitu, tidak perlu menggunakan sarung tangan.
Sarung tangan hanya perlu digunakan tenaga medis saat menangani pasien yang berpotensi menularkan penyakit.
2. Berbelanja saat Tidak Terlalu Ramai
Batasi jadwal belanja Anda menjadi sekali atau dua kali seminggu jika memungkinkan.
Usahakan membeli bahan makanan kering yang dapat bertahan lama.
Jika Anda harus berbelanja, pergilah saat pasar atau supermarket tidak terlalu ramai.
Jaga jarak setidaknya satu meter dari orang lain.
Catatlah kebutuhan belanja Anda agar dapat mengurangi waktu belanja saat berada di pasar atau supermarket.
Tips Belanja Aman
Meskipun ada imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, tidak bisa dipungkiri orang harus tetap belanja untuk keperluan sehari-hari.
Maka dari itu, ikuti sejumlah tips berikut agar belanja tetap aman saat kita harus bertemu orang asing di pasar atau pusat perbelanjaan lainnya.
Berikut TribunWow.com berikan informasi yang dilansir dari The Guardian.
1. Jaga jarak 2 meter dari pembeli lain atau penjual.
Usahakan untuk menjaga jarak dengan orang lain selama berada di pasar atau toko tempat Anda belanja.
Bersabarlah dan mengantre ketika hendak mengambil barang dari rak belanja.
Beberapa supermarket sudah membatasi jumlah pembeli yang dapat berbelanja di dalam agar jarak tetap terjaga.
Saat membayar di kasir atau ke penjual dagangan, usahakan jaga jarak pula.
Anda mungkin tidak dapat menghindari benda-benda yang banyak disentuh orang lain juga, tetapi jangan lupa untuk mencuci tangan setelahnya.
Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.
2. Belanja sendirian dan bukan berombongan.
Jika memungkinkan belanjalah sendirian tanpa perlu ditemani orang lain atau anggota keluarga.
Hal tersebut akan mengurangi jumlah orang pada saat yang bersamaan di dalam supermarket atau pasar.
Selain itu, hal tersebut akan mengurangi anggota keluarga yang terpapar situasi di luar rumah dan rentan menularkannya kepada keluarga.
Hal yang wajar apabila orang merasa panik dan membeli stok persediaan untuk karantina diri selama dua minggu, sesuai anjuran pemerintah.
Meskipun begitu, belanja akibat rasa panik (panic buying) berarti membuat stok makanan dan peralatan medis berkurang di saat ada orang yang benar-benar membutuhkannya.
Selain itu, dengan menimbun persediaan, justru akan semakin banyak makanan yang terbuang daripada ketika Anda membeli secukupnya.
Belilah seperlunya agar cukup untuk semua orang.
4. Ikuti jam kerja toko yang dikhususkan bagi kalangan tertentu.
Beberapa supermarket dan toko memberikan jam khusus bagi para lansia dan orang dengan kebutuhan medis tertentu.
Mungkin terasa sulit mengikuti aturan tersebut, tetapi usahakan untuk selalu menghormati aturan yang diterapkan supermarket.
5. Manfaatkan layanan pesan antar jika memungkinkan.
Semakin sedikit Anda keluar rumah, semakin kecil kemungkinan terpapar Virus Corona.
Apabila ada layanan pesan antar di sekitar Anda, usahakan manfaatkan hal tersebut.
Keperluan ke luar rumah Anda akan semakin jarang.
Hal ini akan membantu memperlambat penyebaran Virus Corona.
(Nextren/Wahyu Subyanto)
Artikel ini telah tayang di Nextren.com dengan judul Tips Bertransaksi di ATM Agar Tidak Tertular Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pin-atm_20180202_082255.jpg)