Disediakan 4 Miliar Dollar AS untuk Temukan Vaksin Corona, Peneliti Ini Ciptakan Uji Virus Tercepat
G20 Alokasikan 4 Miliar Dollar AS untuk Temukan Vaksin Covid-19. Tim peneliti di Singapura menciptakan alat uji virus corona
Prof Ying adalah kepala di Lab NanoBio perusahaan sains, teknologi, dan penelitian bernama A*Star.
Cara kerja alat uji ini adalah dengan mencari bahan genetik virus dalam sekresi pasien yang dikumpulkan dari uji swab (tenggorokan).
Sampel lalu dimasukkan ke dalam perangkat portabel yang akan mengeluarkan hasil sekitar 5-10 menit.
Metode amplifikasi yang sangat cepat ini mereka beri nama "Cepat".
Jika penggunaan alat ini mendapat persetujuan dari pihak berwenang, nantinya akan menciptakan durasi tes Covid-19 tercepat di dunia.
3 tahapan uji coba vaksin di AS
Vaksin corona mulai diuji coba di Amerika Serikat (AS) pada Senin (16/3/2020) dengan tiga tahapan.
Saat ini uji coba vaksin masih dalam tahap pertama yang melibatkan 45 sukarelawan.
Kemudian di tahap kedua, vaksin akan diuji coba pada kelompok yang lebih besar, untuk melihat apakah ada efek samping.
Lalu tahap ketiga adalah menguji coba ke sekitar puluhan ribu orang.
WNI sembuh di Singapura bertambah 1 orang
Seorang WNI penderita virus corona di Singapura dinyatakan sembuh, yang membuat jumlah WNI pulih di Negeri "Singa" kini menjadi 2 orang.
Konfirmasi yang diterima Kompas.com dari KBRI Singapura, Jumat sore (27/3/2020) memastikan pasien yang sembuh itu adalah kasus 237 yang dinyatakan positif pada 16 Maret.
Dia diidentifikasi berjenis kelamin perempuan dan berusia 36 tahun.
Hasil konferensi virtual G20
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pekerja-medis-virus-corona-di-palestina.jpg)