KONYOL, Keluarga Anggap Pasien Sakit Biasa, Jenazah PDP Corona Dibuka Plastinya dan Dimandikan

Keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona membuka plastik serta memandikan jenazah.

EPA-EFE/STR
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. 

KONYOL, Keluarga Anggap Pasien Sakit Biasa, Jenazah PDP Corona Dibuka Plastinya dan Dimandikan

Keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona membuka plastik serta memandikan jenazah. Pihak Gugus Tugas Covid-19 tidak bisa berbuat banyak.

TRI BUN-MEDAN.com -  Jenazah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Aceh Utara dibuka plastinya oleh keluarga lalu dimandikan sebab pihak keluarga bersikeras meninggal dunia karena penyakit keras.

Jurubicara Gugus Tugas Covid-19 Aceh Utara, Andre Prayudha, dihubungi Jumat (27/3/2020) menyebutkan pasien itu berangkat ke RSUZA dari Kabupaten Bireuen.

Setelah meninggal dunia, keluarga sepakat memakamkan di Kabupaten Aceh Utara.

“Keluarga bersikeras almarhumah itu meninggal dunia karena sakit normal. Karena selama di Malaysia pun, sejak tahun lalu, memang sudah sakit. Itu keterangan warga. Maka, mereka memandikan dan menyakini bukan meninggal dunia karena Covid-19,” kata Andre.

Kesaksian Pasien Corona Indonesia yang Akhirnya Sembuh meskipun Belum Ditemukan Vaksin

Rumah Duka Disemprot Disinfektan

Dia menyebutkan, kemarin, seluruh orang yang terlibat memandikan jenazah tersebut langsung disemprot cairan disinfektan.

Bahkan, rumah duka dan seluruh rumah disekitar lokasi itu juga telah disemprot cairan disinfektan.

Polisi, TNI dan tenaga Puskesmas turun ke lokasi untuk menyemprot disinfektan.

 Mereka sambung Andre, juga menjelaskan bahwa penyemprotan harus dilakukan untuk membunuh virus.

Selain itu, seluruh warga yang kontak langsung dengan jenazah diminta mengarantina mandiri di rumah. 

Karantina itu dibawah pengawasan petugas medis dari Puskesmas Syamtalira Bayu.

Gara-gara Virus Corona Ribuan Orang Wafat di Dunia, Sejumlah Negara Terapkan Lockdown

Dua PDP Corona Meninggal

“Kami imbau pada keluarga, meski hasilnya belum keluar apakah positif atau negatif corona, protokol pemakaman harus diikuti sesuai petunjuk yang telah ditetapkan," kata Andre. 

"Ini upaya mencegah penyebaran virus dan kami harap masyarakat memahaminya untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, EY pasien kedua dalam status PDP meninggal dunia di Aceh.

Pasien pertama AA, asal Lhokseumawe meninggal dunia dan hasilnya uji laboratorium dinyatakan positif corona.

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Jenazah Pasien PDP Corona di Aceh Utara Dibuka Plastiknya dan Dimandikan, Keluarga Bersikeras Pasien Sakit Biasa

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved