Kebun Binatang Medan Zoo Akhirnya Ditutup, Bandingkan Jumlah Pengunjung sebelum Covid-19 Mewabah

Pasti sedih dengan keadaan ini, sebab pengunjung kita turun drastis. Seperti kemarin pengunjung hanya masuk 7 orang

Editor: Salomo Tarigan
Tri bun medan/Andimaz Kahfi
Suasana Kebun Binatang Medan Zoo, yang terletak di Jalan Bunga Rampe IV Kelurahan, Simalingkar B, sebelum munculnya wabah Covid 19 

TRI BUN-MEDAN.com - Terhitung mulai hari ini Senin, (23/3/2020) Kebun Binatang Medan Zoo yang terletak di Jalan Bunga Rampe IV Kelurahan, Simalingkar B, ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Tata Usaha Medan Zoo, Rinaldi kepada tri bun medan.

Jumlah Rincian Insentif Dokter Spesialis Rp 15 Juta, untuk Dokter Gigi, Perawat dan Santunan Lainnya

MENGENAI VIRUS CORONA Mirip Flu, Batuk Pilek Biasa, Pengertian Covid-19 dan Gejala Corona di Tubuh

Rinaldi mengatakan penutupan tersebut diberlakukan guna memenuhi imbauan pemerintah untuk meminimalisir resiko penyebaran virus Corona (Covid 19) di kota Medan.

"Hal tersebut berdasarkan hasil rapat direksi terhitung hari ini tanggal 23 Maret 2020 Medan Zoo tutup, sampai dengan waktu yang belum ditentukan," katanya.

Suasana Kebun Binatang Medan Zoo,
Suasana Kebun Binatang Medan Zoo sebelum Corona mewabah (Tri bun medan/Andimaz Kahfi)

Meski demikian untuk memenuhi makan hewan yang berjumlah kurang lebih 232 ekor, Rinaldi mengatakan akan kembali dirapatkan.

ODP Covid-19 Terus Meningkat, Ujian Akhir Semester (UAS) Tetap Berjalan di Binjai

MENGENAI VIRUS CORONA Mirip Flu, Batuk Pilek Biasa, Pengertian Covid-19 dan Gejala Corona di Tubuh

"Kita mengikuti imbauan pemerintah, mengenai biaya makan hewan Itu akan dibahas kembali. Kepada masyarakat harap memaklumi keputusan tersebut karena demi kebaikan bersama," katanya.

Sebelumnya, Rinaldi mengaku suplai makanan untuk hewan sempat. terganggu, sebab terbatasnya jumlah pengunjung.

Ia mengatakan sebelum adanya Covid 19 pengunjung per harinya bisa mencapai ratusan orang, bahkan di hari besar seperti libur imlek dan tahun baru, pengunjung bisa mencapai 1700 orang.

Namun kini hanya hitungan jari saja.

"Pasti sedih dengan keadaan ini, sebab pengunjung kita turun drastis. Seperti kemarin pengunjung hanya masuk 7 orang, padahal biasanya kami mengharapkan dari rombongan anak sekolah. Bagaimana kedepannya nasib hewan-hewan ini," katanya.

Padahal dikatakannya, untuk memberi makan semua hewan setiap harinya membutuhkan dana hingga jutaan rupiah.

Belum lagi perawatan hingga kebersihan kandang serta lingkungan sekitar, pun harus tetap dijaga agar hewan tidak stres.

(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved