Antisipasi Wabah Corona, Pemkot Medan Sediakan Tempat Cuci Tangan di Ruang Publik
Tempat cuci tangan disediakan di ruang-ruang publik Medan untuk memudahkan masyarakat dalam mencuci tangan.
TRIBUN-MEDAN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, membuat wastafel atau tempat mencuci tangan di lima lokasi ruang publik Medan, Minggu (22/3/2020).
Kelima lokasi tersebut yakni trotoar Jalan Gatot Subroto dekat Pasar Petisah, trotoar Jalan Diponegoro (depan Masjid Agung), trotoar Jalan HM. Yamin (depan Masjid Al Amin), depan Setadion Teladan, dan trotoar Jalan Dr. Mansyur (dekat pintu masuk Universitas Sumatera Utara).
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution diwakili Kepala Dinas (Kadis) PKPPR Kota Medan Benny Iskandar mengatakan, pembuatan tempat cuci tangan tersebut merupakan salah satu upaya Pemkot Medan dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.
Harapannya, tempat cuci tangan tersebut mempermudah masyarakat untuk membersihkan tangan.
“Virus corona lebih cepat menjalar di tangan yang kotor,” kata Benny, seperti dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan pendapat ahli kesehatan, lanjut Benny, masyarakat dianjurkan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 15-30 detik. Dengan begitu, kuman-kuman termasuk virus corona yang ada di sela-sela jari akan pergi.
“Sebaiknya gunakan sabun ketika mencuci tangan. Sebab, gesekan tangan dengan sabun dapat mengangkat kotoran maupun minyak dari kulit,” kata Benny.
Tak lupa, Benny mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat tempat cuci tangan yang sudah dibuat agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
“Setelah lima lokasi ini, kami juga akan menambah wastafel di ruang publik lainnya,” kata Benny.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wastafel-dari-pemkot-medan.jpg)