Pemko Medan Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar Tanggulangi Wabah Covid-19
Pasca ditetapkan Kota Medan berstatus siaga Darurat Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyiapkan pos anggaran sebesar Rp 100 miliar.
TRIBUN-MEDAN.com - Pasca ditetapkan Kota Medan berstatus siaga Darurat Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyiapkan pos anggaran sebesar Rp 100 miliar.
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, dana itu akan digunakan untuk penanggulangan pencegahan maupun penanggulangan dampak sosial yang diakibatkan wabah Covid-19.
Terlebih jika angka kasus Covid-19 di Kota Medan terjadi peningkatan yang signifikan.
"Kita tentu berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir. Namun, kesiapsiagaan tetap dilakukan lewat pengalokasian dana APBD Kota Medan dan penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan. Kembali kami mengajak semua pihak untuk berperan menciptakan ketenangan di masyarakat dengan edukasi dan sosialisasi. Lewat kerja sama semuanya tanpa terkecuali, kita harus yakin kondisi ini segera berangsung pulih," katanya saat meninjau RSU Sari Mutiara di Jalan Kapten Muslim, Kota Medan, Sabtu (21/3/2020).
Ini merupakan ketiga kalinya Akhyar meninjau RSU Sari Mutiara pasca ditunjuk dan ditetapkan sebagai tempat screening awal penanganan Covid-19 untuk warga Sumut termasuk Kota Medan, Rabu (18/3/2020) lalu.
Didampingi Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Kota Medan, tim medis dan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Medan, Akhyar memastikan kesiapan tim dan peralatan medis yang akan digunakan dalam melayani masyarakat.
Dikatakannya, terhitung hingga saat ini, ada 7 rumah sakit swasta di Kota Medan yang ikut tergabung dalam tim penanganan Covid-19 sebagai bentuk dukungan, kerja sama dan sinergitas membantu tugas pemerintah terutama Pemko Medan.
Nantinya, tim medis rumah sakit akan bertugas secara bergantian dengan jam tugas masing-masing selama 8 jam.
Selain itu, mobil ambulans juga tetap disiagakan mengantisipasi jika ada pasien yang butuh penanganan lanjutan.
Mengawali arahannya, Akhyar mengucapkan terima kasih kepada semua rumah sakit yang telah membantu dalam menangani wabah Covid-19 di Kota Medan.
Diungkapkan Akhyar, 73 rumah sakit se-Kota Medan baik milik pemerintah maupun swasta mengaku siap untuk ikut serta sehingga pelayanan bagi masyarakat dapat dilakukan secara prima.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang menunjukkan kepedulian untuk bersama-sama bergandeng tangan menyikapi dan menangani wabah Covid-19. Kita pastikan bahwa pemerintah beserta seluruh stakeholder hadir untuk masyarakat," kata Akhyar.
Lebih jauh Akhyar menjelaskan bahwa sampai saat ini dari data Dinas Kesehatan yang terhimpun, ada 142 warga bersatus orang dalam pemantauan (ODP), 21 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 2 yang positif terjangkit Covid-19 di Kota Medan.
Artinya ada peningkatan yang terjadi. Untuk itu, Akhyar berpesan warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan kebersihan diri dan kondisi tubuh.
"Masyarakat kami himbau untuk mengisolasi mandiri dirinya di rumah masing-masing. Kurangi aktivitas di luar. Selain itu, jika merasakan gejala atau indikasi segera datang dan laporkan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sarmut-korona.jpg)