Forki Sumut Masih Berharap Latihan di Luar Negeri untuk Persiapan PON XX Papua

Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sumut masih berharap bisa membawa atletnya latihan di luar negeri untuk persiapan menghadapi PON Papua.

Tribun-Medan.com/Sofyan Akbar
Atlet FORKI Sumut sedang latihan fisik di dojo FORKI Sumut. Cabor ini menargetkan bawa pulang dua medali emas saat PON 2020. 

TRIBUN-MEDAN.com - Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sumut masih berharap bisa membawa atletnya latihan di luar negeri untuk persiapan menghadapi PON XX di Papua.

Kepala Bidang Bina Prestasi Forki Sumut Janpiter Napitupulu mengatakan, pihaknya berharap pemerintah bisa segera mengakhiri wabah Covid-19.

"Itu harapan kami, karena kami akan melakukan training camp (TC) di luar negeri," katanya, Kamis (19/3).
Saat ini, katanya, delapan orang karateka Sumut yang lolos PON berlatih di sasana di Cemara Hijau dengan tahap persiapan umum yang sudah berjalan selama sebulan.

"Tahap persiapan umum ini merupakan tahap yang penting.

Karena pada tahap ini akan dikembangkan kerangka umum seperti kondisi fisik dasar atau daya tahan dan kekuatan otot serta kelenturan kemudian dasar teknik karate," ujarnya.

"Mereka ini, latihan 10 kali dalam seminggu dan dilakukan pagi dan sore hari setiap hari dengan durasi latihan sekitar dua jam," terangnya.

Kemudian, sambungnya, tahapan persiapan umum ini akan dilaksanakan dan terus berjalan kurang lebih 2-3 bulan.

"Setelah itu baru kita TC di luar negeri," ujarnya.

Mengenai negara mana yang akan dipilih untuk lokasi TC jelang PON 2020, Napitupulu mengatakan belum ada penetapan.

"Itu tadi yang saya katakan, masih ada virus Corona yang tengah dihadapi pemerintah. Maka itu, kita berharap lima bulan ke depan pemerintah bisa menyelesaikan masalah ini," katanya.

Menjaga Tradisi

Forki Sumut berusaha mempertahankan tradisi perolehan medali emas pada pekan olahraga nasional.

"Kami fokus melatih para atlet untuk menyumbang tradisi emas ke provinsi Sumut saat PON," kata Ketua Binpres Forki Sumut AKP Janpiter Napitupulu.

Ia menjelaskan pada ajang empat tahun sekali ini akan ada delapan nomor pertandingan yang akan dipertandingkan dengan masing-masing nama atlet yakni, Dwi fadhilah -50 kg putri, Nicky Dwi Oktari -61 kg putri, Wan Nurul -68 kg putri, Dessyinta Banurea +68 kg putri.

Kemudian, Faisal Siahaan -60 kg putra, Gusti Bayu -75 kg putra, Widodo Febrianti -84 kg putra, dan Daniel Hutapea +84 kg putra.

Ia juga berpesan kepada para atlet untuk serius dalam menjalani Pelatda ini. "Karena nanti bulan April mereka akan mengikuti tes fisik dari KONI Sumut. Saya harap mereka lebih baik dari sebelumnya," harapnya. (akb)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved