BERITA FOTO Seminar Empat Pilar Kebangsaan di Kampung Matfa,Nilai-nilai Pancasila Ada di Kampung Ini
Empat pilar kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram.
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menggelar seminar Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Kampung Matfa, Kelurahan Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (08/03/2020).
Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan Pimpinan Majelis Ta'lim Fardu Ain (Matfa) Indonesia Tuwan Imam menjadi pembicara yang dihadiri ratusan warga Kampung Matfa.
Empat pilar kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana.
Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh maka bangunan akan mudah roboh.
Empat pilar disebut juga fondasi atau dasar yang menentukan kokohnya bangunan. Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat. Dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.
Konsep Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar tersebut tidak dimaksudkan memiliki kedudukan sederajat. Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks yang berbeda.
Pada prinsipnya, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain. Empat pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri.
Setiap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan bahwa empat pilar tersebut adalah prinsip moral keIndonesiaan yang memandu tecapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
"Kampung Matfa ini bisa jadi contoh bagi yang lain. Mereka bergotong-royong, ramah tamah, bekerjasama, hormat menghormati satu dengan yang lain, sehingga dapat menciptkan ketenangan, kedamaian dan persatuan, Ujar Djarot.
"Tidak ada satu persoalan apabila kita bergotong royong, dan nilai-nilai itu ada di kampung ini dan bisa dipetik pelajaran. Oleh Sebab itu alasan saya memilih kampung ini." Sambungnya.
Dalam kesempatan itu Tuwan Imam menyampaikan, "harapan saya agar orang-orang yang bersama saya supaya betul-betul mengaplikasikan nilai-nilai kebangsaan. Yang terpenting dari elemen bangsa ini dapat bersama-sama, bersatu, menghilangkan kebencian, permusuhan, agar dapat mewujudkan cita-cita kita bersama." Ujar Tuwan Imam.(sky/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seminar-empat-pilar-kebangsaan-kampung-matfa.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seminar-empat-pilar-kebangsaan-kampung-matfa-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seminar-empat-pilar-kebangsaan-kampung-matfa-2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seminar-empat-pilar-kebangsaan-kampung-matfa-3.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seminar-empat-pilar-kebangsaan-kampung-matfa-4.jpg)