Pelajar SMP Gantung Diri, Polisi: Diduga karena Putus Cinta Monyet
Seorang pelajar ditemukan tak bernyawa karena gantung diri di lokasi kebun karet.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
UG warga Desa Namo Rian, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Untung ditemukan tewas di perladangan Lau Lembu, Dusun V, Desa Pertampilen Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (19/2/2020) sekitar pukul 12.15 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu Iptu Suhaily Hasibuan yang dikonfirmasi Tribun Medan pada Rabu malam mengatakan, bahwa UG ditemukan telah meninggal dunia dengan posisi tergantung seutas tali tambang di pohon belimbing ladang milik Hendri Ginting.
"Menurut keterangan saksi yang kami terima.
Korban sudah dicari oleh pihak keluarga dari malam sebelumnya.
Setelah dihubungi HP milik korban pun sudah tidak aktif," ujarnya.
Karena tidak dapat dihubungi, sambung Kanit, pihak keluarga melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor Honda Vario milik paman korban terparkir di ladang.
"Keluarga kemudian memanggil nama korban namun tidak ada jawaban.
Saat pencarian, Ayu (keluarga korban) tiba-tiba menjerit, lantaran menemukan almarhum telah tergantung di pohon belimbing," katanya.
Melihat kondisi korban tergantung, keluarga langsung memotong tali dan menurunkan almarhum.
"Namun setelah dicek, korban sudah kaku dan meninggal dunia.
Kemudian saksi menghubungi pihak kepolisian Polsek Pancurbatu," ungkapnya.
Informasi lain yang berhasil dihimpun Tribun Medan, korban hendak melangsungkan pemberkatan pernikahan pada Kamis (20/2/2020) di Gereja GBKP Runggun Kayu Embun Simalem.
Terkait kabar korban yang hendak melangsungkan pemberkatan pernikahan, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu Iptu Suhaily Hasibuan membenarkan informasi tersebut.
"Benar, menurut keterangan saksi, bahwa korban hendak melangsungkan pernikahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-bunuh-diri-mahasiswa-di-medan-kemarin.jpg)